Formula 1: Williams Turunkan Latifi pada Tiga Seri Latihan Bebas

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil balap Williams F1 yang baru, FW42 bersama duet pembalap Robert Kubica dan George Russel. (Formula1.com)

    Mobil balap Williams F1 yang baru, FW42 bersama duet pembalap Robert Kubica dan George Russel. (Formula1.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap asal Kanada, Nicholas Latifi, akan kembali turun dengan mobil Williams FW42 pada tiga sesi latihan bebas dalam tiga seri terakhir balapan Formula 1 musim ini.

    Tim Williams dalam pernyataan resmi, Senin, 21 Oktober 2019, menyatakan jika Latifi, yang menjadi kandidat utama pengganti Robert Kubica musim depan, akan menggunakan mobil sang pembalap asal Polandia itu pada sesi latihan pertama di Meksiko, Jumat mendatang.

    Kemudian pada seri selanjutnya, Latifi yang juga menjadi pebalap cadangan Williams itu, akan mencoba mobil milik George Russell di Austin, Texas, satu pekan setelah itu. Kemudian kesempatan terakhirnya adalah di Brasil.

    "Nicholas Latifi bergabung dengan kami akhir pekan ini untuk tiga sesi FP1 beruntun," kata teknisi balap senior tim, Dave Robson, seperti dikutip Reuters.

    Latifi, 24, saat ini berada di peringkat dua klasemen pembalap Formula 2 dengan dua balapan tersisa di Abu Dhabi. Dia telah beberapa kali menjajal mobil Williams pada  sejumlah sesi sebelum ini, seperti di Bahrain dan Kanada.

    "Nicholas telah melakukan tugas yang sangat baik setiap kali dia mengendarai mobil kami musim ini dan kami menantikan ia kembali dan menunggu kesannya tentang upgrade terakhir kami," kata Robson.

    Williams, yang ditenagai mesin Mercedes, sedang mencari pengganti Robert Kubica, yang bulan lalu mengumumkan perpisahannya dengan tim setelah musim Formula 2019 berakhir. Sedangkan pembalap asal Belanda Nyck De Vries, yang telah mengunci gelar Formula 2, akan membalap untuk Mercedes


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.