SEA Games 2019, Indonesia Ikuti 51 Cabang Olahraga

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menpora Zainudin Amali (keempat kiri) bersalaman dengan perenang Aflah Fadlan Prawira disaksikan Ketua Umum PB PRSI Anindya Novyan Bakrie (kedua kanan) saat meninjau pelatnas SEA Games 2019 di Stadion Akuatik, kompleks GBK, Jakarta, Selasa 5 November 2019. Menpora Zainudin Amali berharap Timnas Renang Indonesia dapat membawa setidaknya empat medali emas dalam SEA Games 2019 di Filipina mendatang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Menpora Zainudin Amali (keempat kiri) bersalaman dengan perenang Aflah Fadlan Prawira disaksikan Ketua Umum PB PRSI Anindya Novyan Bakrie (kedua kanan) saat meninjau pelatnas SEA Games 2019 di Stadion Akuatik, kompleks GBK, Jakarta, Selasa 5 November 2019. Menpora Zainudin Amali berharap Timnas Renang Indonesia dapat membawa setidaknya empat medali emas dalam SEA Games 2019 di Filipina mendatang. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta- Ketua Kontigen Tim Indonesia SEA Games 2019, Harry Warganegara, mengatakan Menteri Pemuda Olahraga Zainuddin Amali telah mengikuti 20 pemusatan latihan nasional (Pelatnas) cabang yang bakal berangkat ke Filipina.

    Menurut dia, kontigen Indonesia bakal mengikuti 51 cabang olahraga. "Di SEA Games ke-30 yang di Filipina bulan November 2019, mempertandingkan 56 sports dengan total 590 nomor yang diperlombakan," kata Harry dalam rapat kerja Menpora bersama Komisi X di Gedung DPR, Jakarta, Kamis, 7 November 2019.

    Dalam rapat kerja ini, Harry menjelaskan kepada 23 anggota Komisi X untuk pembukaan SEA Games 2019 dilakukan pada 30 November 2019. Acara penutupan bakal digelar pada 11 Desember 2019.

    Kontigen Indonesia, kata dia, yang lebih dulu berangkat yakni tim sepak bola pada 19 November dan polo berkuda yakni 22 November.
    "Sebelum opening, jauh-jauh hari mereka ada pertandingan," katanya kepada anggota komisi X DPR.

    Sebelum berangkat ke SEA Games 2019, seluruh anggota Kontingen Indonesia mulai dari atlet, ofisial dan non-ofisial diminta wajib memiliki buku sertifikat vaksinasi internasional yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebagai bukti bahwa mereka sudah menjalani vaksinasi polio.

    "Seluruh anggota Kontingen Indonesia harus melakukan vaksinasi yang dibuktikan dengan buku sertifikat vaksinasi internasional untuk bisa masuk ke Filipina. Kalau tidak memiliki buku sertifikat itu akan mengalami kesulitan untuk masuk ke Filipina, " kata anggota medis Kontingen Indonesia ke SEA Games 2019, dr Pudji Widodo, dan Koordinator Medis Kontingen Indonesia, Kol Laut (K) dr. Wiweka MARS saat mendampingi tim hoki Indonesia menjalani vaksinasi polio di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta Banten, Selasa, 5 November 2019.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.