Hadiri Konferensi Pembangunan Papua, Sesmenpora Ingin Penyelenggaraan PON 2020 Aman dan Lancar

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto, menghadiri Konferensi Pembangunan Papua di JW Marriot Hotel, Jakarta, Selasa (17/12). Yang bertemakan

    Mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto, menghadiri Konferensi Pembangunan Papua di JW Marriot Hotel, Jakarta, Selasa (17/12). Yang bertemakan "Sumber Daya Manusia (SDM) Papua Unggul Menuju Indonesia Maju".

    INFO OLAHRAGA — Mewakili Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto, menghadiri Konferensi Pembangunan Papua di JW Marriot Hotel, Jakarta, Selasa 17 Desember 2019. Tema dari kegiatan tersebut, yakni "Sumber Daya Manusia (SDM) Papua Unggul Menuju Indonesia Maju".

    Adapun konferensi ini membahas tentang percepatan pembangunan, pendidikan, kesehatan, perekonomian, dan infrastruktur. Selain itu, juga membahas tentang penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua.

    “Saya mewakili Bapak Menpora, tahun depan ada PON di Papua 2020. Karenanya kita harus hadir dan harus tahu tentang perkembangan di Papua. Kita ingin penyelenggaraan PON nantinya berjalan aman dan lancar,” kata Sesmenpora.

    PON Papua nantinya akan mempertandingkan sebanyak 37 cabang olahraga (cabor). Sejumlah persiapan untuk menyambut pesta olahraga tersebut juga terus dimatangkan.

    “Tadi ada juga penyampaian pemaparan, salah satunya yaitu terkait infrastruktur dan juga ada membahas tentang PON. Untuk itu, kita hadir untuk melihat secara langsung perkembangannya. Jumlah cabor berkurang, dari 47 menjadi 37,” kata Sesmenpora.

    Sebelumnya, acara ini dibuka langsung oleh Menko Polhukam, Mahfud Md. Pada kesempatan ini, Mahfud hadir mewakili Presiden Joko Widodo.

    Pemerintah, kata ia, berkomitmen untuk melakukan percepatan pembangunan. Membangun Papua, menurutnya harus dengan hati yang tulus.

    “Indonesia maju bersama Papua yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Kegiatan bertujuan untuk mensosialisasikan pembangunan di wilayah Papua dan Papua Barat. Ini juga mengenalkan lebih jauh budaya yang ada di Papua,” kata Mahfud. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?