Polisi Garut Sita Mobil Formula 1 Rakitan dari Vespa

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukkan kendaraan Vespa yang dimodifikasi menjadi mobil F1 di Polres Garut, Jawa Barat. (ANTARA/HO Satlantas Polres Garut)

    Polisi menunjukkan kendaraan Vespa yang dimodifikasi menjadi mobil F1 di Polres Garut, Jawa Barat. (ANTARA/HO Satlantas Polres Garut)

    TEMPO.CO, Jakarta - Polisi Lalu Lintas Polres Garut menyita  Vespa yang dimodifikasi menjadi mobil Formula 1 (F1) karena dianggap mengganggu dan membahayakan pengguna jalan lain di kawasan perkotaan Kabupaten Garut, Jawa Barat.

    "Iya kita amankan modifikasi Vespa ke Polres," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut AKP Asep Nugraha di Garut, Selasa, 7 Januari 2020.

    Ia menuturkan, kendaraan modifikasi itu diberhentikan petugas saat melakukan pengamanan arus lalu lintas malam pergantian tahun di Bunderan Suci, Garut Kota, karena terlihat membahayakan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya.

    Kendaraan tersebut, lanjut dia, tidak dilengkapi surat resmi kendaraan, bahkan penggunaannya ditumpangi oleh tiga orang yang bisa membahayakan jiwa penumpang tersebut.

    "Digunakan oleh tiga orang di kota Garut tepatnya Bunderan Suci, kita berhentikan, dan kita periksa STNK dan kelengkapan lainnya tidak ada dan kita lakukan tilang," katanya.

    Ia mengungkapkan, kendaraan yang telah disita itu melanggar pasal 288 ayat 1 jo pasal 71 ayat 1 huruf b tentang spesifikasi teknis dan fungsi kendaraan bermotor diubah. Selain itu melanggar pasal 288 ayat 1 jo pasal 106 ayat 5 huruf a tentang kendaraan bermotor tidak dilengkapi dengan STNK atau STCK yang ditetapkan oleh Polri.

    "Kendaraan bermotor diubah dan tidak dilengkapi STNK," katanya.

    Kendaraan modifikasi Vespa menjadi mobil F1 itu menjadi ramai di media sosial setelah akun Instagram @satlantaspolresgarut mengunggah foto polisi dengan kendaraan modifikasi tersebut.

    Dalam akun Instagram Polres Garut itu, ada keterangan foto yakni "Penindakan Pelanggaran Terhadap Kendaraan yang tidak layak", kemudian mendapatkan banyak komentar dari pengguna media sosial lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.