Menko PMK Muhadjir Effendi: Timika Paling Siap Gelar PON 2020

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendi saat perkenalan Menteri Kabinet Indonesia Maju di Veranda Istana Negara, Jakarta, Rabu, 23 Oktober 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendi menilai Kabupaten Mimika paling siap di antara beberapa kota di Papua sebagai tuan rumah penyelenggaraan PON 2020 pada Oktober-November mendatang.

    "Secara umum sudah siap, terutama Timika. Saya lihat sudah hampir 100 persen untuk arena pertandingannya. Saya belum meninjau tempat akomodasinya saja, tapi saya yakin di sini juga sudah siap," kata Muhadjir di Timika, Sabtu.

    Muhadjir Effendi didampingi Wakil Ketua I KONI Pusat Mayjen (Purnawirawan) TNI Suwarno dan Sekretaris Daerah Provinsi Papua TA Hery Dosinaen meninjau sejumlah fasilitas yang nantinya menjadi venue pertandingan PON XX Papua.

    Fasilitas yang ditinjau Menko PMK tersebut, antara lain Mimika Sport Complex yang menjadi arena pertandingan cabang atletik dan basket yang berlokasi di Kelurahan Timika Jaya SP2, berhadapan dengan Rumah Sakit Mitra Masyarakat/RSMM Timika.

    Selanjutnya, Menko PMK bersama rombongan meninjau GOR Futsal di jalan poros Timika-SP5. Fasilitas itu nantinya dijadikan arena pertandingan futsal dan bola tangan.

    Muhadjir sebelumnya melakukan kunjungan ke Merauke dan Kota Jayapura serta Kabupaten Jayapura.

    Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengakui masih terdapat beberapa arena pertandingan PON XX Papua, seperti di Jayapura dan Merauke yang belum rampung. Padahal, waktu pelaksanaan PON XX tinggal sembilan bulan lagi.

    "Ada beberapa tempat seperti di Jayapura harus kerja keras lagi untuk mempercepat pembangunan sarana dan prasarana, di antaranya lapangan hoki dan kriket. Kemarin saya mendapat laporan pembangunannya baru sekitar 30 persen. Begitu juga di Merauke, arena untuk motor cross sedang ditangani," kata dia.

    Meski begitu, Menko PMK meyakini seluruh fasilitas tersebut bisa dikebut pekerjaannya, bukan hanya untuk dipersiapkan menggelar pertandingan saat PON XX Papua berlangsung Oktober-November, namun juga bisa digunakan oleh para atlet untuk melakukan uji coba.

    Ia menilai keterlambatan penyelesaian sejumlah pekerjaan pembangunan arena pertandingan PON XX Papua, terutama di Jayapura lebih disebabkan karena sebagian besar cabang olahraga yang akan dipertandingkan terkonsentrasi di Jayapura.

    "Kita doakan mudah-mudahan semuanya aman-aman saja. Mohon juga dibantu pemberitaan yang menyejukkan tentang Papua agar nanti bukan saja atlet yang datang, tapi juga para penggembira (suporter) bisa hadir berduyun-duyun ke Papua, tidak saja ke Timika, tapi juga ke Jayapura dan Merauke," tutur Muhadjir.

    Seluruh arena pertandingan PON XX Papua ditargetkan rampung pada akhir Juni nanti. "Kami menargetkan akhir Juni paling lambat semuanya sudah siap," kata Muhadjir.

    Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON XX Papua Oktober-November mendatang ada 37 cabang olahraga, sembilan diantaranya akan dipertandingkan di Timika, yaitu atletik, basket, futsal, bola tangan, judo, tarung derajat, panjat tebing, biliard, aero modeling, terbang layang, dan terjun payung.

    Beberapa arena PON 2020 Papua di Timika yang masih dalam tahap pembangunan yaitu GOR biliard dan panjat tebing

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.