Pendaftaran Online Atlet PON 2020 Papua Dimulai 20 Februari

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja menyelesaikan pembangunan venue Aquatic PON  XX Papua di Kampung Harapan, Sentani, Jayapura, Papua, Kamis 30 Januari 2020. Kementerian PUPR menargetkan pembangunan keempat arena olah raga yakni aquatic, hoki, kriket dan istora Papua Bangkit akan selesai pada juni 2020 guna mendukung pelaksanaan PON XX di Provinsi Papua. ANTARA FOTO/Gusti Tanati

    Pekerja menyelesaikan pembangunan venue Aquatic PON XX Papua di Kampung Harapan, Sentani, Jayapura, Papua, Kamis 30 Januari 2020. Kementerian PUPR menargetkan pembangunan keempat arena olah raga yakni aquatic, hoki, kriket dan istora Papua Bangkit akan selesai pada juni 2020 guna mendukung pelaksanaan PON XX di Provinsi Papua. ANTARA FOTO/Gusti Tanati

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) setempat menyebut sistem aplikasi pendaftaran atlet Pekan Olahraga Nasional (PON 2020) di Bumi Cenderawasih dilakukan secara daring dan akan live mulai 20 Februari.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua Jery A. Yudianto di Jayapura, Kamis, mengatakan artinya, data yang dimasukkan harus yang benar-benar valid sehingga operator diharapkan teliti dalam melakukan proses pendataan serta pendaftaran.

    "Pemprov Papua terus mengingatkan operator aplikasi PON XX 2020 di seluruh Indonesia agar berhati-hati dan lebih teliti mendaftarkan atletnya yang akan berlaga pada event empat tahunan ini," katanya.

    Menurut Jery, pasalnya, pihaknya khawatir ada atlet maupun official yang tidak terdaftar bila operator tak teliti, hal ini sebagaimana pengalaman yang terjadi di PON IX Jabar sebelumnya.

    "Wajib semua atlet maupun official yang datang ke Papua itu didata dan dimasukkan ke sistem aplikasi yang ada, sebab jangan sampai ada atlet yang tidak bertanding," ujarnya.

    Dia menjelaskan ketelitian dalam mendata serta mendaftarkan atlet masing-masing provinsi, akan berefek positif bagi prestasi olahraga provinsi yang dibela maupun Indonesia secara umum.

    "Oleh karena itu, kami mengapresiasi kehadiran 33 provinsi yang sudah hadir dalam kegiatan bimbingan teknis (bimtek) bagi operator sistem aplikasi PON XX 2020 selama dua hari di Jayapura," katanya menambahkan.

    Dia menambahkan kegiatan tersebut sangat penting dan ikut menentukan penyelenggaraan PON 2020, karena apa pun yang dilakukan tanpa terdaftar dan terdata dengan baik maka akan sia-sia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Paparan Radiasi Cesium 137 di Serpong

    Bapeten melakukan investigasi untuk mengetahui asal muasal Cesium 137 yang ditemukan di Serpong. Ini berbagai fakta soal bahan dengan radioaktif itu.