UFC Batalkan Ajang UFC 249 Setelah ESPN Turun Tangan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Justin Gaethje dipilih UFC menghadapi Tony Ferguson dalam UFC 249, 18 April 2020. (Instagram/UFC)

    Justin Gaethje dipilih UFC menghadapi Tony Ferguson dalam UFC 249, 18 April 2020. (Instagram/UFC)

    TEMPO.CO, Jakarta - Upaya Presiden UFC Dana White untuk tetap menggelar ajang UFC 249 akhirnya kandas. ESPN sebagai pihak penyiar ajang tersebut kabarnya meminta ajang tersebut dibatalkan.

    Dalam pernyataan resminya, UFC menyatakan bahwa ajang UFC 249 dibatalkan hingga waktu yang belum ditentukan. Padahal, mereka mengaku ajang tersebut sudah dipersiapkan secara matang.

    "Ketika kami tengah mempersiapkan untuk melanjutkan UFC 249 secara matang, ESPN meminta penundaan dari even itu dan akhirnya kami memutuskan untuk menunda hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis pernyataan tersebut.

    "UFC akan terus berupaya untuk kembali mengatur jadwal even secepat mungkin."

    Sebelumnya Presiden UFC Dana White berkeras bahwa ajang UFC 249 akan digelar sesuai jadwal, yaitu 16 April 2020. Ajang tersebut awalnya akan digelar di Las Vegas, Amerika Serikat, namun tak mendapatkan izin karena pemerintah di sana memberlakukan lockdown akibat krisis pandemi virus corona.

    Ajang UFC 249 sendiri akan menyajikan laga Khabib Nurmagomedov vs Tony Ferguson sebagai pertarungan utama. Namun belakangan Khabib kembali ke negara asalnya, Rusia yang kemudian memberlakukan isolasi. Dia sempat menyatakan tak akan bisa bertarung karena tak diperbolehkan pergi kemana pun oleh pemerintah Rusia.

    White lantas mengganti Khabib dengan Justin Gaethje dan mengklaim telah menemukan tempat yang cocok untuk menggelar ajang tersebut di tengah pandemi virus corona. Dia menyatakan ajang UFC 249 akan digelar di sebuah pulau pribadi dimana nantinya penonton tak diperbolehkan hadir.

    THE MIX


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.