De La Hoya Siap Bayar Denda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Manila: Bintang tinju dunia Oscar de la Hoya dikabarkan sepakat untuk membayar denda 3 juta dollar AS untuk setiap pound kelebihan berat badannya saat timbang badan. Kesepakatan tersebut dibuat De la Hoya untuk menghadapi petinju Filipina Manny Pacquiao pada Desember di kelas welter 147 pounds.

    Menurut berita yang dilansir Manila Bulletin, Minggu (31/8), pengacara Pacquiao, Franklin Gacal mengungkapkan kesepakatan tersebut setelah berunding dengan promotor Top Rank, Bob Arum, Sabtu pagi.

    Gacal mengatakan dirinya telah berjuang memasukkan kesepakatan tersebut di dalam kontrak pertarungan dengan De la Hoya. Kontrak tersebut diperlukan agar De la Hoya tidak bisa memaksimalkan keuntungannya sebagai petinju yang lebih besar ketimbang Pacquiao.

    Dalam dua pertarungan terakhir, De la Hoya tampil dengan berat 150 pounds. Meski belum pernah tampil di kelas welter sejak 2001, De la Hoya optimistis bisa mengurangi berat badannya sampai 147 pounds.

    Duel melawan Pacquiao merupakan pertarungan perdana De la Hoya di kelas 147 pounds sejak 2001. De la Hoya terakhir berlaga di kelas ini ketika mengalahkan Arturo Gatti di ronde kelima di Las Vegas, 2001. Setelah itu, De la Hoya tampil di kelas super-welter dengan berat 154 pounds dan middleweight 160 pounds pada 2004.

    De la Hoya rencananya naik ring melawan Pacquiao dalam partai non-gelar 12 ronde di MGM Grand Garden, Las Vegas, 6 Desember. Kedua petinju tersebut sepakat menggunakan sarung tinju 8 ons untuk duel tersebut.

    Pacquiao, juara WBC kelas ringan, memulai kariernya di kelas 106 pounds. Dia akan naik dua kelas untuk pertandingan melawan De la Hoya yang merupakan mantan juara tinju kelas menengah.

    Menurut Gacal, Pacquiao berencana terbang ke Amerika Serikat antara 12-15 September untuk berlatih di Wild Card Gym. DI sana, Pacquiao akan dilatih pelatih ternama, Freddie Roach.

    Manila Bulletin | Kodrat Setiawan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.