Perbasi Terbitkan Protokol Kesehatan, Atur 4 Tahap Latihan Basket

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebasket Tim Nasional Indonesia Abraham Damar Grahita tertunduk usai melawan Tim Nasional Filipina dalam kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 grup A di Mahaka Arena, Jakarta, Ahad, 23 Februari 2020. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Pebasket Tim Nasional Indonesia Abraham Damar Grahita tertunduk usai melawan Tim Nasional Filipina dalam kualifikasi FIBA Asia Cup 2021 grup A di Mahaka Arena, Jakarta, Ahad, 23 Februari 2020. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta- Persatuan Bola Basket Indonesia (Perbasi) menerbitkan protokol kesehatan memasuki era new normal. "Mulai dari berangkat latihan, sebelum latihan, selama latihan, selesai latihan, sampai kembali ke rumah, mess, atau hotel tempat menginap," kata Sekretaris Jendral Perbasi Nirmala Dewi dalam konfrensi pers virtual, Rabu, 17 Juni 2020.

    Nirmala Dewi meminta klub dan tim menunjuk salah satu penanggung jawab untuk mengawasi dan memastikan seluruh anggota mematuhi protokol kesehatan baik dalam berlatih.

    Nirmala meminta penanggung jawab berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 setempat saat tim akan mulai berlatih. Suhu tubuh anggota tim, kata dia harus dimonitoring secara rutin dan berkala.

    "Mengecek dan memastikan Fasilitas Latihan mulai dari lapangan, ruang ganti, kamar mandi, bench, perlengkapan latihan seperti bola, cone, timer harus selalu bersih dan disterilkan dengan disinfektan," ujar dia.

    ADVERTISEMENT

    Perbasi juga meminta seluruh anggota tim mengkonsumi vitamin dan makanan yang sehat untuk menjaga daya  tahan tubuh. Protokol melarang dengan tegas anggota tim yang sakit atau kurang sehat datang dan mengikuti latihan. "Menjalankan Rapid Test setiap 11 hari untuk seluruh anggota tim," ujar dia.

    Dalam protokol kesehatan, Nirmala menyebutkan ada empat tahap proses latihan yang harus diikuti.

    Tahap 1, latihan secara online/daring atau Latihan Individu di lapangan outdoor, 1 pemain dengan 1 pelatih serta menggunakan peralatan dan perlengkapan latihan yang seminim mungkin.

    Tahap 2, Latihan dalam grup kecil yang dipegang 1 orang pelatih dan 1 grup terdiri dari beberapa pemain dengan ketentuan 1 pemain menggunakan 1 bola.

    Tahap 3, latihan dalam grup besar, hanya pemain dan ofisial tim tidak melakukan scrimmage game.

    Tahap 4, setelah pemerintah memberikan izin untuk membuka kembali semua kegiatan olahraga, latihan dapat dilakukan seperti biasanya dan sudah boleh melakukan scrimmage game baik internal maupun ekternal.

    IRSYAN HASYIM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Medali Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ada Greysia / Apriyani

    Indonesia berhasil menyabet 5 medali di Olimpiade Tokyo 2020. Greysia / Apriyani merebut medali emas pertama, sekaligus terakhir, untuk Merah Putih.