Pol Espargaro: Motor Honda dan Ducati Terbaik untuk Juarai MotoGP

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP dari tim KTM, Pol Espargaro menahan motornya saat akan terjatuh saat ikuti sesi Free Practice 3 MotoGP Australia di Phillip Island dekat Melbourne, Australia, 21 Oktober 2017. AP Photo

    Pembalap MotoGP dari tim KTM, Pol Espargaro menahan motornya saat akan terjatuh saat ikuti sesi Free Practice 3 MotoGP Australia di Phillip Island dekat Melbourne, Australia, 21 Oktober 2017. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap tim KTM Factory Racing, Pol Espargaro, mengakui mesin milik Honda dan Ducati adalah "motor impian" untuk meraih gelar juara dunia MotoGP selepas dia akan meninggalkan tim KTM pada akhir musim 2020.

    Sebelumnya, dikutip dari Motorsport.com pada Rabu malam, 17 Juni 2020, Espargaro telah menyetujui kesepakatan untuk bergabung dengan tim pembalap Honda pada tahun 2021 bersama Marc Marquez. Meskipun kesepakatan itu belum diumumkan, Direktur Balap KTM, Mike Leitner, mengatakan bahwa peluang Esparago ke tim Honda terbuka lebar. "Untuk Pol, Honda adalah peluang baru yang luar biasa," kata Mike dalam sebuah wawancara dengan Speedweek.

    Berbicara kepada motogp.com tentang masa depannya, Espargaro tetap bungkam. Meski begitu, pembalap Spanyol tersebut mengakui bahwa setelan motor Honda dan Ducati adalah yang terbaik dalam dua tahun kejuaraan terakhir. "Kami telah melihat dalam beberapa tahun terakhir bahwa pada akhirnya orang yang menang, itu adalah Marc Marquez dengan Honda," katanya.

    Esparago menambahkan, “Oke, Marc adalah legenda, dia adalah pembalap yang luar biasa, tetapi pada akhirnya dia mengendarai Honda, jadi itu berarti motor itu mampu membawamu menang. Dia menunjukkan setiap balapan, dia menunjukkan bisa memenangkan dengan selisih waktu yang lebar. Jelas bahwa semua orang menginginkan motor ini, dan semua orang juga dapat menginginkan Ducati. Kedua sepeda itu adalah yang terbaik saat ini."

    Esparago mengungkapkan keinginannya untuk pergi ke salah satu dari mereka. Namun, menurut dia, hal itu baru bisa terjadi setelah mendapatkan keputusan bersama KTM. "Itu yang saya katakan sangat awal, tetapi siapa yang tidak ingin pergi ke tim itu? Pada akhirnya, mereka adalah motor impian di MotoGP untuk memperjuangkan gelar juara," ujarnya.

    Espargaro mengaku akan meninggalkan tim KTM. Bergabung sejak 2017, ia medapatkan podium pertama MotoGP di GP Valencia pada 2018. Sementara itu, laporan Gazzetta dello Sport mengungkapkan bahwa pembalap Ducati, Danilo Petrucci akan menuju ke Austria akhir pekan ini untuk menjalin kesepakatan bergabung dengan KTM .

    Pekan lalu, Petrucci menyatakan minatnya untuk mengendarai RC16 tahun depan. KTM bersiap-siap untuk mengisi lowongan yang akan ditinggalkan oleh Espargaro untuk berkancah di MotoGP musim depan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.