Zohri Berlatih di Pantai, PASI Khawatirkan Potensi Cedera

Reporter:
Editor:

Yudono Yanuar

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lalu Muhammad Zohri. Antara

    Lalu Muhammad Zohri. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta -  Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI), Zacky Anwar Makarim, mengkhawatirkan potensi cedera yang bisa dialami sprinter  Lalu Muhammad Zohri yang berlatih sendri di pantai di daerah asalnya, Lombok.

    Zacky menyebutkan Zohri terpaksa harus berlatih di kawasan pantai untuk tetap menjaga kondisi fisik. Namun, kondisi itu riskan menimbulkan cedera.

    Karena itu, dengan anggaran Rp 6,1 miliar yang diterima dari Kemenpora, PASI akan menggelar pemusatan latihan.

    "Dengan dana ini kami akan kumpulkan lagi atlet yang berserakan di daerah, kita bawa pulang lagi, kita panggil lagi mereka, memberikan pelatihan yang baik. Sudah tidak terjadi lagi Zohri latihan di pantai, di jalanan. Dia bisa cedera, padahal dia atlet Olimpiade yang kita persiapkan," ungkap dia.

    Lalu Muhammad Zohri berada di Lombok Utara sejak 16 Maret 2020. Atlet berusia 19 tahun ini kembali ke kampung halaman sejak PASI menghentikan Pelatnas akibat pandemi corona.

    Ia berlatih sesuai dengan program yang disiapkan oleh pelatihnya, Eni Nuraeni Sumartoyo. 

    Meski tidak berada di Pelatnas, peraih medali emas Kejuaraan Dunia Atletik Junior 2018 ini tetap fokus meningkatkan teknik berlarinya. Ia memilih berlatih di area pantai untuk mengasah kemampuannya. "Kalau latihan untuk sprint itu bisa seminggu tiga kali di pantai," ucap Zohri.

    Pelari kelahiran 1 Juli 2020 ini memilih pantai di Kawasan Pelabuhan Bangsal Pemenang sebagai lokasi berlatih. "Itu dekat rumah saya," ujar Lalu Muhammad  Zohri 

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.