Lin Jarvis: Valentino Rossi Berpeluang Juarai MotoGP 2020, tapi...

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales (kiri) mendapat sapaan selamat dari rekan setimnya Valentino Rossi usai memenangi laga MotoGP Malaysia di Sepang International Circuit, Malaysia, Minggu (3/11/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Lai Seng Sin/foc.

    Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales (kiri) mendapat sapaan selamat dari rekan setimnya Valentino Rossi usai memenangi laga MotoGP Malaysia di Sepang International Circuit, Malaysia, Minggu (3/11/2019). ANTARA FOTO/REUTERS/Lai Seng Sin/foc.

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur balap Yamaha MotoGP, Lin Jarvis, menilai Valentino Rossi memiliki peluang untuk menjuarai balapan musim ini. Hal itu ia sampaikan setelah pembalap itu finis ketiga di GP Andalusia, pada seri kedua.

    "Rossi jelas punya peluang untuk memenangi gelar. Tapi saya tekankan bahwa itu tidak akan mudah, untuk melawan beberapa pembalap top muda yang andal ini,” kata Jarvis.

    Rossi gagal finis pada seri pertama, di GP Spanyol, karena masalah teknis. Ia kemudian bangkit dengan merebut podium ketiga di seri berikutnya. Ia masuk finis di belakang pembalao Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Maverick Vinales (Monster Energy Yamah).

    Itu merupakan podium pertama Rossi dalam setahun terakhir. Prestasi itu diraih setelah ia dan Yamaha melakukan perubahan setelan motor. “Sejujurnya, saya terkejut betapa tidak lama kemudian Rossi mampu menyesuaikan situasi,” kata Lin Jarvis seperti dikutip Speedweek.

    “Sangat penting bagi Rossi untuk kembali ke puncak dan mendapatkan hasil yang baik. Itu sangat penting untuk motivasi mentalnya. Karena akhir pekan pertama tidak bekerja dengan baik.”

    “Awalnya, Rossi ingin membuat keputusannya untuk terus balap tergantung pada hasil dari lima balapan pertama. Lalu kami dan dia ingin membuat penilaian."

    "Akhirnya tiba balapan pertama tahun ini dan Rossi lain sendiri ketika semua pembalap Yamaha lainnya cepat. Itu sangat mengkhawatirkan."

    "Tapi dia membalikkan keadaan, Rossi sudah menemukan kembali dirinya. Antusiasme dan kelegaan jelas tertulis di wajahnya setelah balapan, ketika ia akhirnya kembali naik podium setelah 15 bulan."

    "Itu adalah momen yang sangat penting baginya. Saya pikir dia punya banyak motivasi segar untuk sisa musim yang aneh ini sekarang.”

    Setelah melewati dua seri pertama, Rossi berada di posisi keenam klasemen pembalap dengan 16 poin. Ia masih tertinggal jauh dari Quartararo yang memimpin dengan 50 poin dan Vinales di urutan kedua dengan 40 poin.

    Jarvis menilai, setelah dua balapan, persaingan masih sangat terbuka. “Setelah dua balapan, semua pembalap top masih berhak mendapatkan gelar. Untuk saat ini, kami masih menghadapi 12 balapan.

    "Kami melihat pada dua seri pertama banyak kejadian-kejadian aneh. Segala macam hal bisa terjadi. Tak akan mudah bagi Rossi, terutama mengingat konsistensi Quartararo dan Vinales. Mereka sangat-sangat kuat di dua balapan pertama."

    Jadwal MotoGP seri ketiga akan berlangsung di Sirkuit Brno, Republik Cek, akhir pekan ini.

    CRASH | GPONE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.