Honda dan Takaaki Nakagami Target Kemenangan di MotoGP San Marino

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Takaaki Nakagami. Doc. Instagram @takaakinakagami

    Takaaki Nakagami. Doc. Instagram @takaakinakagami

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap LCR Honda Idemitsu, Takaaki Nakagami, berfokus pada balapan di seri MotoGP San Marino di Sirkuit Misano, pada 13 September 2020. Ia berusaha melupakan kegagalan untuk mewakili tim Honda meraih podium dalam dua balapan di Sirkuit Red Bull Ring, dua pekan terakhir. "Bagaimanapun, saya melakukan yang terbaik selama kedua balapan, itu adalah akhir pekan yang fantastis secara keseluruhan dan kami menantikan balapan berikutnya," kata dia, dikutip Crash, Kamis 27 Agustus 2020.

    Dalam dua balapan di Austria, Nakagami hampir meraih podium dalam debut MotoGP. Namun, harapan itu sirna setelah insiden jatuhnya Maverick Vinales yang membuat balapan diselingi bendera merah. Pembalap asal Jepang itu pun gagal mempertahankan performanya setelah restart. “Tentu saja kami sedikit kecewa berakhir di P7,” kata Nakagami, yang mengawali balapan di posisi kedua di grid.

    Baca juga : Tanpa Marc Marquez, Honda Cetak Rekor Terburuk dalam 38 Tahun

    Setelah menyalip Jack Miller untuk posisi kedua, Nakagami memiliki 12 lap tersisa untuk mencoba mempersempit jarak 2,3 detik dari pemimpin balapan Joan Mir. Tapi dia tidak pernah mendapat kesempatan. Balapan dihentikan setelah rem gagal untuk Maverick Vinales dan Nakagami, seperti Mir, kalah saat restart.

    "Sungguh memalukan ada insiden yang berakibat bendera merah, tapi ini balapan. Seperti yang Anda lihat, di balapan pertama kami mengendalikan segalanya. Saya bahkan berpikir kami bisa memenangkan balapan di balapan pertama," ujar pembalap bernomor 30 tersebut..

    Takaaki Nakagami menambahkan, "Di Misano kami bisa bertarung untuk menjadi yang terdepan lagi. Saya ingin berterima kasih kepada tim saya, semua orang melakukan pekerjaan yang sangat bagus akhir pekan ini dan mari kita lihat bagaimana performa kami di pertandingan berikutnya."

    Terlepas dari kekecewaannya, Nakagami, yang mengendarai motor Honda dengan spek 2019, adalah satu-satunya pebalap Honda yang finis di 15 besar. Ia menjadi tumpuan Honda setelah pembalap andalannya dari Repsol Honda, Marc Marquez, masih berada dalam pemulihan cedera. Dengan hasil itu, Nakagami berada di posisi keenam dalam klasemen pembalap MotoGP, 24 poin di belakang pimpinan klasemen Fabio Quartararo.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.