MotoGP Catalunya: Maverick Vinales Incar Rekor Kualifikasi karena Sulit Menyalip

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales berselebrasi dengan trofinya di atas podium usai memenangi balapan MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Misano, Italia, Ahad, 20 September 2020. Vinales menjadi yang terdepan dalam balapan ini. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales berselebrasi dengan trofinya di atas podium usai memenangi balapan MotoGP Emilia Romagna di Sirkuit Dunia Misano Marco Simoncelli, Misano, Italia, Ahad, 20 September 2020. Vinales menjadi yang terdepan dalam balapan ini. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, JakartaMaverick Vinales berfokus untuk mempertahankan rekor kualifikasi menjelang MotoGP Catalunya. Kesulitan membawa motornya untuk menyalip ke barisan terdepan, ia berusaha mempertahankan catatan waktu kualifikasi karena khawatir dengan kerentanan Yamaha M1 selama lap-lap awal.

    “Prioritas utama kami adalah memulai di barisan depan karena Anda bisa memimpin. Terkadang kami kesulitan, pada balapan terakhir mungkin saya bisa menutup jarak dengan Fracesco Bagnaia, tetapi saya tidak tahu apakah saya bisa menyalip," ujar dia, dikutip dari Crash, Jumat 25 September 2020.

    Vinales membuka harapan untuk merebut gelar juara MotoGP 2020 setelah kemenangan pertama di Sirkuit Misano, Ahad lalu. Di sisi lain, para pembalap pabrikan Yamaha itu juga memiliki performa terbaik di kualifikasi sepanjang 2020 sejauh ini dengan tiga posisi terdepan dalam empat balapan terakhir.

    Baca juga : MotoGP Catalunya: Ujian Keseimbangan Performa Maverick Vinales dan Yamaha

    Meskipun tingkat keberhasilan pole-to-win berfluktuasi, pembalap Monster Energy Yamaha MotoGP itu menerima bahwa sangat penting baginya untuk mendapatkan pole pada sesi kualifikasi, Sabtu besok. Menurut dia, Yamaha, dengan fokus pada kecepatan menikung daripada performa garis lurus, menempatkannya pada posisi yang kurang menguntungkan.

    Baca juga : Wawancara Marc Marquez: Sepertinya Tidak Ada yang Ingin Jadi Juara

    Maverick Vinales meneruskan, “Selalu sulit untuk menyalip, terutama di trek yang tidak memiliki dua atau tiga tikungan berturut-turut. Tetapi sekarang saya fokus pada titik-titik kuat motor, yang dulu saya lakukan untuk menyalip Jack Miller di lap pertama, jadi saya memahami motornya. Jika Anda memiliki kualifikasi yang buruk, sulit untuk mendapatkan ruang untuk melewati pembalap lain."

    Hanya satu poin di belakang pemimpin klasemen MotoGP Andrea Dovizioso setelah kemenangannya di Misano, Vinales mengatakan dia menunggu untuk mengantisipasi beberapa putaran berikutnya di GP Le Mans, GP Aragon dan GP Valencia. Ia optimistis menampilannya akan semakin kuat. “Kejuaraan akan terbuka hingga dua balapan terakhir jadi kami akan lihat, kami akan berusaha, bertindak cerdas dan konsisten serta terus membangun dan berkembang."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.