Tes Progres Pelatnas PABSI, Rahmat Erwin Lampaui Rekor Dunia Junior

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah berlatih menjelang SEA Games 2019 di kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Rabu, 27 November 2019.  ANTARA/Sigid Kurniawan

    Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah berlatih menjelang SEA Games 2019 di kompleks Olahraga Rizal Memorial, Manila, Filipina, Rabu, 27 November 2019. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Lifter putra, Rahmat Erwin Abdullah, dari Sulawesi Selatan yang tampil di kelas 73 kilogram bersaing ketat dengan seniornya, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Abdullah, dalam Tes Progres Ketiga Pelatnas Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) di Kwini, Jakarta Pusat, Rabu, 30 September 2020.

    Persaingan terlihat dari total angkatan berhasil dilakukan ketiga lifter Pelatnas itu, terutama dalam angkatan clean and jerk. Hasilnya, total angkatan Rahmat unggul atas Triyatno (Kalimantan Timur) dan Rizki Juniansyah (Banten).

    Rahmat Erwin Abdullah berhasil meraih total angkatan tertinggi 338 kg yang terdiri dari angkatan snatch 148 kg dan clean and jerk seberat 190 kg. Sedangkan Rizki Juniansyah meraih total angkatan 334 kg terdiri dari total angkatan snatch seberat 149 kg dan clean and Jerk seberat 185 kg. Triyatno dengan total angkatan 305 kg (snatch 135 kg dan clean& Jerk 170 kg).

    Bahkan angkatan snatch Rahmat Erwin Abdullah mampu melampaui rekor dunia junior atas namanya sendiri dan berhasil menambah total angkatan seberat satu kilo dari hasil tes progres sebelumnya untuk angkatan clean and jerk seberat 147 kg.

    Di bagian putri, lifter Windy Cantika Aisah (Jawa Barat) yang tampil di kelas 49 kg juga mengalami peningkatan selama berlatih dengan meraih total angkatan 197 kg dengan angkatan snatch seberat 88 kg atau naik satu kilogram dibanding tes progres sebelumnya 87 kg, dan total angkatan clean and Jerk seberat 109 kg.

    Lifter Juliana Klarisa (Jambi) yang tampil di kelas 55 kg juga berhasil memperbaiki angkatan snatch dari 82 kg menjadi 83 kg dan mampu mengangkat beban seberat 106 kg dalam angkatan clean and jerk sekaligus mencatat total angkatan seberat 188 kg. Begitu juga dengan lifter putri Nurul Akmal (Aceh)yang tampil di kelas 87+ mampu mengangkat total angkatan seberat 246 kg dengan angkatan snatch 105 kg dan clean and Jerk seberat 141 kg.

    Lifter debutan baru di bagian putri, Najla Khoirunisa(Jabar) yang tampil di kelas 45 kg meraih total angkatan seberat 128 kg, terdiri dari angkatan snatch 58 kg dan clean and Jerk 70 kg. Najla Khoirunisa yang baru saja bergabung menggantikan Putri Aulia yang dipulangkan ke daerahnya itu, dipersiapkan menghadapi ajang SEA Games Vietnam 2021 mendatang.

    “Najla memang kami persiapkan untuk menghadapi SEA Games 2021, selain usianya masih muda sekitar 15 tahun, ia juga merupakan lifter kedua terbaik di kelasnya saat ini. Mudah-mudahan dalam kurun waktu selama setahun berada di Pelatnas prestasinya lebih terasah lagi, “ ujar Wakil Ketua Umum PABSI, Djoko Pramono, melalui keterangan tertulis, Rabu, 30 September 2020.

    Ia juga mengatakan hingga digelarnya tes progres ketiga ini, para atlet menunjukkan peningkatan prestasi sekitar 70 persen selama berada dalam Pelatnas. Diharapkan puncak penampilan mereka akan tercapai jelang Olimpiade 2021 dan SEA Games Vietnam di tahun yang sama.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.