MotoGP Aragon, Andrea Dovizioso Masih Keluhkan Lemahnya Kecepatan Ducati

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Ducati Andrea Dovizioso mengaku senang dengan hasil finis keempat di MotoGP Prancis setelah mengaku hampir jatuh 10 kali di lap-lap penutupan. Insiden itu terjadi karena bannya menyusut lebih cepat di beberapa putaran terakhir.

    “Kami senang karena kami mendapatkan beberapa poin, tapi saya kecewa karena kami membuat pilihan ban yang buruk. Sekarang terlalu mudah untuk membicarakannya karena Anda tidak dapat mengetahui selama 45 menit betapa lebatnya hujan," kata Dovizioso dikutip dari Crash, Rabu, 14 Oktober 2020.

    Di Sirkuit Le Mans, Dovizioso memulai balapan dengan selisih 24 poin di bawah pemimpin klasemen MotoGP Fabio Quartararo yang hanya berhasil finis di urutan kesembilan. Dovizioso membayangi rekan setimnya di Ducati, Danilo Petrucci. Namun, manuver di tikungan 8 menyebabkan Petrucci menabraknya.

    Baca juga : MotoGP 2021: Belum Dapat Tim, Andrea Dovizioso Siap Jadi Test Rider

    Di sisi lain, pengereman yang terlalu dalam dari Alex Rins memaksa Dovizioso dan Jack Miller semakin melebar. Insiden itu menempatkan Petrucci dan Dovizioso berselisih dua detik. Kalah dari Alex Marquez dan Pol Espargaro, Dovizioso berhasil menahan Miguel Oliveira untuk mendapatkan hasil finis keempat.

    “Saya berjuang untuk paruh pertama balapan karena Danilo sangat cepat dan kuat dalam situasi itu. Tapi saya bisa cepat di tikungan dan melakukan pengereman. Saya sudah di limit di depan dan lap demi lap makin parah, saya mengunci depan, saya hampir 10 kali jatuh dengan ban yang berbeda," kata Dovizioso.

    Meskipun finis keempat dan Quartararo kesembilan, Dovizioso membawa modal yang bagus untuk memperpendek margin di klasemen saat balapan di MotoGP Aragon. “Pada akhirnya, kami harus bahagia, kami telah memperoleh lebih banyak poin dan Anda harus mulai memikirkan peluang di akhir pekan ini," ujar dia. “Semua orang berharap banyak dari kami di musim basah dan Danilo menang, jadi saya sangat senang untuknya."

    Andrea Dovizioso meneruskan, “Di musim kering kami berjuang tetapi pada akhirnya hari ini kami memiliki kemungkinan untuk melawan. Apa pun bisa terjadi dan saya pikir semuanya terbuka. Kecepatan kami masih belum sebaik itu, tetapi pesaing kami juga memiliki beberapa batasan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.