Kemenpora Pastikan Pembenahan Tata Kelola Sepak Bola Terus Berjalan

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali berdiri dengan latar lambang negara dan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Gedung Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainuddin Amali berdiri dengan latar lambang negara dan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Gedung Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019. TEMPO/Irsyan Hasyim

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menyatakan memastikan pemerintah terus bergerak cepat untuk membenahi dan meningkatkan prestasi sepak bola Indonesia. Setelah terbitnya Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Persepakbolaan Nasional, ia mengatakan pengaplikasian peta jalan sepak bola nasional terus bergulir.

    "Dengan adanya road map atau peta jalan yang sudah dihasilkan maka kami harus jalani, tetapi harus konsisten, artinya semua pihak yang terkait di dalam Inpres itu harus mau bersama-sama, tidak bisa ini hanya menjadi pekerjaan Kemenpora saja," kata Zainudin dalam keterangan resminya, Jumat, 27 November 2020.

    Meskipun sempat terkendala akibat kondisi pandemi Covid-19, Zainudin mengatakan rencana pemerintah tetap berjalan baik. Peta jalan, kata dia, dikerjakan berbarengan dengan program reguler pemerintah karena tata kelola sepak bola harus segera dibenahi agar prestasi sepak bola Indonesia naik level.

    Ia menyebut contoh negara lain yang berhasil melakukan perubahan drastis dalam tata kelola sepak bola. Beberapa negara, seperti Filipina, yang dulu posisinya di bawah Indonesia kini malah menyalip Indonesia di peringkat FIFA.

    Zainudin menambahkan sebetulnya pembinaan prestasi bisa dicapai jika dibarengi dengan kompetisi berjenjang dan berkelanjutan yang disebutnya aspek penting dalam meningkatkan jam terbang pemain dan membuat mereka tetap kompetitif.

    Namun, pandemi memaksa kompetisi Liga 1 dan kompetisi jenjang lainnya terhenti. Entah sampai kapan, PSSI dan operator liga PT LIB harus menunggu izin kepolisian untuk menggulirkan lagi kompetisi.

    Masalah ini juga menjadi keluhan pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong. Menurut Zainudin, berjalannya kompetisi harus segera mendapat kepastian. "Para pemain yang kita persiapkan sudah uji tanding di Kroasia tapi itu tidak cukup, tetap butuh kompetisi, sebab uji coba di negara lain dengan kompetisi akan beda atmosfernya," kata politikus Partai Golkar tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.