Jadi Pembalap Tertua, Valentino Rossi Bicara Persaingan MotoGP 2021

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Monster Energy Yamaha's Valentino Rossi, bersiap-siap saat kualifikasi di GP Emilia Romagna Grand Prix, Misano World Circuit Marco Simoncelli, Misano.  Valentino Rossi, mengabarkan pada Kamis bahwa dirinya positif terjangkit Covid-19 dan bakal melewatkan balapan Grand Prix Aragon. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    Monster Energy Yamaha's Valentino Rossi, bersiap-siap saat kualifikasi di GP Emilia Romagna Grand Prix, Misano World Circuit Marco Simoncelli, Misano. Valentino Rossi, mengabarkan pada Kamis bahwa dirinya positif terjangkit Covid-19 dan bakal melewatkan balapan Grand Prix Aragon. REUTERS/Jennifer Lorenzini

    TEMPO.CO, Jakarta - Dengan usia 41 tahun, Valentino Rossi akan menjadi pembalap tertua dalam persaingan MotoGP 2021. Pembalap yang akan bergabung bersama tim Petronas Yamaha SRT tersebut pun berbicara tentang persaingan MotoGP musim depan yang juga diikuti saudaranya, Luca Marini, dari tim Sky Racing VR46.

    "Hampir semua pebalap yang berangkat dari Moto2 dalam beberapa tahun terakhir sangat kompetitif. Mereka lebih cepat di motor MotoGP, sepertinya Moto2 adalah sekolah yang hebat. Ada juga banyak pembalap yang sangat kuat di generasi baru ini, kami melihat Joan Mir, tapi, masih banyak yang lain," kata dia dikutip dari Motosan, Selasa, 8 Desember 2020.

    Dalam 14 Grand Prix MotoGP 2020, menurut Rossi, persaingan itu sungguh terasa. Pada musim tersebut, lima pembalap di antaranya meraih kemenangan untuk pertama kalinya. Mereka adalah Fabio Quartararo, Brad Binder, Miguel Oliveira, Franco Morbidelli dan Joan Mir, pembalap Suzuki berusia 23 tahun itu juga merebut gelar di musim MotoGP keduanya.

    Bagi Rossi, kemenangan Joan Mir menegaskan bahwa perubahan generasi sedang terjadi di MotoGP. “Dari sudut pandang saya, perubahannya adalah semua orang membidik MotoGP secepat mungkin. Di sisi lain, beberapa tahun lalu ada pebalap yang selalu balapan di kelas yang lebih kecil atau setidaknya butuh waktu lebih lama untuk masuk ke MotoGP," kata dia.

    ADVERTISEMENT

    Pembalap bernomor 46 berjuluk The Doctor tersebut menambahkan, "Tapi begitulah adanya, MotoGP adalah Formula 1 dengan roda dua, kelas yang paling penting. Itu normal bagi pembalap muda untuk ingin pergi ke sana.”

    Fakta bahwa saudaranya, Luca Marini, berhasil naik kelas ke MotoGP membuat juara dunia sembilan kali itu sangat senang. Marini akan menjadi rekan satu tim Enea Bastianini pada 2021 di Avintia Esponsorama. “Tahun depan Bastianini dan Marini juga akan terus berlanjut. Mereka telah menunjukkan hal-hal fantastis di Moto2. Mereka akan memiliki motor yang sangat bagus, Ducati, dan juga tim yang sangat bagus. Saya pikir mereka sudah bisa kompetitif."

    Luca Marini akan mengendarai motor dari Ducati dengan warna Sky-VR46. Namun, menurut Rossi, “Ini bukan tim kami, tapi kami akan tetap memberikan sesuatu, terutama dari segi teknis. Menarik untuk melihat bagaimana kami melakukannya, dan kemudian kita harus memahami apa yang bisa kita lakukan di masa depan." Adapun Marini akan membawa sebagian dari tim Moto2 ke MotoGP.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?