Formula 1: Lewis Hamilton Berharap Negosiasi Kontrak Usai Sebelum Natal

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton berpose setelah menjuarai Formula One atau F1 GP Bahrain di Bahrain International Circuit, 29 November 2020. Melalui laman Instagramnya pada Selasa (1/12), Lewis Hamilton menyatakan bahwa ia positif terpapar virus Corona. Pool via REUTERS/Tolga Bozoglu

    Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton berpose setelah menjuarai Formula One atau F1 GP Bahrain di Bahrain International Circuit, 29 November 2020. Melalui laman Instagramnya pada Selasa (1/12), Lewis Hamilton menyatakan bahwa ia positif terpapar virus Corona. Pool via REUTERS/Tolga Bozoglu

    TEMPO.CO, JakartaLewis Hamilton berharap bisa memulai negosiasi kontraknya dengan Mercedes pekan depan, menyusul berakhirnya musim balapan Formula 1 2020 di Abu Dhabi pada Minggu.

    Setelah sembuh dari COVID-19 yang memaksanya absen balapan di Sakhir, Hamilton kembali ke trek dan finis peringkat tiga di balapan pengujung musim di Sirkuit Yas Marina, sebelum habis masa kontraknya dengan tim Silver Arrow dalam beberapa pekan ke depan.

    "Semoga dalam beberapa ke depan," kata Hamilton soal pembicaraan kontrak dengan bos Mercedes Toto Wolff seperti dikutip laman resmi Formula 1.

    "Kami ingin menyelesaikannya sebelum Natal saya kira."

    "Saya berencana ada di sini tahun depan. Saya rasa kami sebagai tim memiliki lebih banyak lagi yang bisa dilakukan bersama, lebih banyak lagi yang bisa diraih dalam olahraga ini dan bahkan di luar olahraga ini."

    "Jadi ya, saya harap kami bisa mulai diskusi pekan ini dan semoga selesai sebelum Natal."

    Hamilton telah membalap untuk Mercedes sejak 2013 dan sejak itu ia meraih enam gelar juara dunia dan memenangi 74 balapan bersama tim asal Jerman tersebut.

    Dia menghabiskan seluruh waktu di karirnya mengendarai mobil bertenaga mesin Mercedes, setelah debut di F1 dengan McLaren sebelum pindah ke Silver Arrow.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.