MotoGP: Valentino Rossi Bakal Tunjukkan Yamaha Salah Mengirimnya ke Tim Satelit

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap MotoGP saat tampil di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis, 10 Oktober 2020. Dengan hasil ini, Rossi kemungkinan besar akan kembali ke MotoGP untuk tiga putaran terakhir bersama tim pabrikan Yamaha. Adapun Iker Lecuona dari KTM Tech3 dipaksa absen dari pembukaan akhir pekan Valencia setelah saudara laki-laki dan asistennya dinyatakan positif Covid-19 di rumah mereka di Andorra. REUTERS/Stephane Mahe

    Pembalap MotoGP saat tampil di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis, 10 Oktober 2020. Dengan hasil ini, Rossi kemungkinan besar akan kembali ke MotoGP untuk tiga putaran terakhir bersama tim pabrikan Yamaha. Adapun Iker Lecuona dari KTM Tech3 dipaksa absen dari pembukaan akhir pekan Valencia setelah saudara laki-laki dan asistennya dinyatakan positif Covid-19 di rumah mereka di Andorra. REUTERS/Stephane Mahe

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pembalap MotoGP Loris Capirossi menyoroti peran baru Valentino Rossi bersama tim satelit Petronas Yamaha SRT pada MotoGP 2021. Menurut dia, Rossi berambisi membayar kegagalan pada MotoGP 2021 bersama tim pabrikan. "Dia akan melakukan lebih baik dari 2020, motivasinya dua kali lipat," kata dia dikutip dari Motosan, Kamis, 24 Desember 2020.

    Untuk pertama kalinya, juara dunia sembilan kali MotoGP itu bakal bergabung bersama tim satelit. Rossi, yang terakhir membela tim pabrikan Monster Energy Yamaha MotoGP, akan bertukar posisi dengan Fabio Quartararo yang sebelumnya tampil bersama Petronas Yamaha SRT. Di MotoGP 2021, pembalap Italia itu akan bertandem bersama anak didiknya, Franco Morbidelli.

    Menurut Loris Capirossi, “Valentino Rossi akan tampil lebih baik tahun ini dengan pergantian tim pabrikan ke Petronas. Motivasinya ada dua, selain ia ingin membayar kegagalan musim sebelumnya, dia ingin menunjukkan kepada Yamaha bahwa dia salah mengirimnya ke tim satelit."

    Capirossi juga menyoroti kesulitan para pembalap sepanjang MotoGP 2020. Keadaan darurat Covid-19 memaksa banyak piihak tidak bisa memprediksi hasil yang didapat. Capirossi, yang kini menjadi wakil Dorna di Race Direction, mengenang kesulitan yang dihadapi dalam mengatur jadwal. “Itu musim yang sulit, kesulitan dimulai dari Qatar, kami berharap yang berikutnya akan lebih baik."

    Menurut dia, MotoGP 2021 akan dipenuhi dengan kejutan. Selain Valentino Rossi yang akan bergabung dengan Petronas Yamaha SRT, Joan Mir juga akan berusaha mempertahankan gelar juara dunianya. Marc Marquez pun berjuang untuk pemulihan cederanya, dan kiprah Pol Espargaro di Repsol Honda akan dinantikan untuk mengimbangi Marc.

    "Mir melakukannya dengan baik, meski tampaknya tahun ini tidak ada pembalap protagonis yang hadir. Sebagai penggemar MotoGP, saya berharap melihat Márquez dalam kondisi yang baik. Kami juga tidak tahu apakah Dovizioso akan berada di sana atau apakah dia akan menggantikan Márquez."

    Dengan Dovizioso dan Crutchlow keluar dari grid start, usia rata-rata pembalap semakin menurun. Sekali lagi, Valentino Rossi akan memainkan peran veteran, pembalap yang menghadapi tantangan terakhir yang mungkin tidak akan pernah menjadi yang terakhir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Angin Prayitno Aji dan Tiga Perusahaan yang Diperiksa KPK dalam Kasus Suap Pajak

    Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap pajak. Dari 165 perusahaan, 3 sedang diperiksa atas dugaan kasus itu.