Momen-momen Penting Olahraga 2020: Penundaan Olimpiade hingga Piala Dunia U-20

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wartawan mengambil gambar dan video untuk mengabadikan cincin Olimpiade raksasa dipasang kembali di daerah Odaiba Marine Park, di Tokyo, Jepang, 1 Desember 2020. (REUTERS/KIM KYUNG-HOON)

    Wartawan mengambil gambar dan video untuk mengabadikan cincin Olimpiade raksasa dipasang kembali di daerah Odaiba Marine Park, di Tokyo, Jepang, 1 Desember 2020. (REUTERS/KIM KYUNG-HOON)

    TEMPO.CO, Jakarta - Tahun 2020 menjadi tahun yang berat, aneh, kacau, sekaligus sepi gempita secara online bagi dunia olahraga di seantero buana.

    Ini akan menjadi tahun yang paling dikenang dalam kurun 100 tahun ke depan di mana pandemi disebut-sebut sebagai fenomena satu kali dalam tiap 100 tahun.

    Tahun ini pandemi virus corona merajalela sehingga nyaris menghentikan seluruh event-event olahraga, termasuk ditundanya perhelatan-perhelatan akbar seperti Olimpiade Tokyo dan Euro 2020 ke tahun berikutnya.

    Penundaan kegiatan itu bahkan terus berlangsung. Yang terbaru, FIFA, pada 24 Desember, menunda Piala Dunia U-20 yang rencananya berlangsung di Indonesia tahun depan pada 2023.

    Jadwal turnamen berbagai olah raga Indonesia seperti bulu tangkis turut direm mendadak, termasuk Liga 1 Indonesia. Sedangkan PON Papua yang sedianya diadakan tahun ini digeser ke tahun depan.

    Tren itu mengikuti apa yang terjadi di seluruh dunia. Event-event bersejarah nan kolosal seperti Wimbledon, Maraton Boston, dan event lain bahkan sama sekali tidak bisa digelar.

    Ketika lockdown diberlakukan di berbagai wilayah di dunia untuk membendung penyebaran virus corona, dunia olahraga terkena getahnya.

    Jadwal event yang berantakan tak hanya merugikan aspek olah raganya namun juga aspek finansial di mana olahraga sudah lama menjelma menjadi industri.

    Uniknya keadaan itu memaksa olah raga beralih ke arena virtual, seperti terjadi pada aspek banyak kehidupan lainnya. Tahun 2020 menjadi tahun virtual bagi olahraga, yang mungkin sangat sulit lagi terjadi kemudian, khususnya mulai akhir triwulan pertama sampai pertengahan tahun itu. Ada atletik virtual, ada tenis virtual, NBA, Formula 1, dan seterusnya.

    Namun tahun ini pula olah raga mencatat momentum kebangkitan aktivisme atlet, terutama setelah kasus pembunuhan lelaki kulit hitam George Floyd di Amerika Serikat oleh polisi kulit putih di sana yang memicu gerakan Black Lives Matter yang memuat pesan kesetaraan ras dan keadilan sosial yang bahkan mendorong kampanye kesadaran politik di AS ketika atlet-atlet di sana turut mendorong masyarakatnya bersuara pada pemilu 3 November lalu guna menghentikan orde yang dianggap mereka rasis dan tidak toleran.

    Tahun ini juga unik karena bulan-bulan mukadimah dan bulan-bulan epilognya diwarnai oleh kehilangan dua legenda besar olahraga. Keduanya adalah Kobe Bryant di NBA yang meninggal dalam kecelakaan helikopter pada 26 Januari, dan Diego Maradona yang wafat pada 25 November.

    Namun tahun ini pula rekor dan sejarah tercipta. Rafael Nadal menjadi petenis paling sering juara Prancis Terbuka sepanjang masa, Lewis Hamilton menyamai rekor Michael Schumacher, Lionel Messi melampaui rekor Pele, dan Liverpool juara liga untuk pertama kalinya dalam 30 tahun terakhir.

    Berikut, tanggal-tanggal penting dalam rangkaian peristiwa menarik sepanjang tahun ini, yang dikutip dari berbagai sumber.

    JANUARI

    6 Januari, pebulu tangkis nomor satu dunia Kento Momota menembus dominasi China dalam Malaysia Masters dengan menjuarai nomor tunggal setelah mengalahkan Viktor Axelsen pada final.

    Namun, beberapa saat setelah menjuarai turnamen itu Momota mengalami kecelakaan mobil dalam perjalanan ke bandara yang memaksanya absen lama sampai kemudian bertanding lagi di kompetisi Jepang akhir tahun ini.

    13 Januari, Anthony Sinisuka Ginting, ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya, dan ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu, mengukuhkan dominasi Indonesia dalam turnamen bulu tangkis Indonesia Masters.

    25 Januari, saat Los Angeles Lakers bertandang ke Philadelphia 76ers, LeBron James menyalip Kobe Bryant sebagai pemain ketiga dalam sejarah NBA yang mencetak skor terbanyak.

    Beberapa jam kemudian pada tanggal itu, Bryant meninggal dalam kecelakaan helikopter.

    FEBRUARI

    2 Februari, setelah mengalahkan Garbine Muguruza, Sofia Kenin yang berusia 21 tahun menjadi petenis AS termuda yang menjuarai Australian Open sejak Serena Williams melakukannya pada 2002.

    22 Februari, pertarungan tinju terbesar tahun ini antara Tyson Fury dan Deontay Wilder berakhir dengan keberhasilan Fury mempertahankan gelar juara dunia kelas berat.

    MARET

    3 Maret, NBA memutuskan menghentikan sementara kompetisi musim 2019-2020 yang kemudian menjalar ke kompetisi-kompetisi lain.

    9 Maret, pemerintah Italia yang negaranya paling parah terserang pandemi virus corona di Eropa dan bahkan dunia waktu itu, menghentikan sementara Liga Italia.

    12 Maret, La Liga juga bernasib setelah dihentikan sementara oleh otoritas Spanyol.

    13 Maret, giliran Bundesliga yang menghentikan sementara kompetisi. Dalam tanggal yang sama Liga Inggris juga menempuh langkah sama dengan alasan sama, membendung Covid-19.

    Praktis empat liga sepak bola terkemuka di Eropa menghentikan sementara kompetisi dalam bulan ini.

    Namun pada 14 Maret, UFC malah tetap menggelar tarung Charles Oliveira melawan Kevin Lee yang masuk arena tanpa disaksikan seorang penonton pun.

    15 Maret, ganda campuran Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti menjadi juara All England 2020 setelah mengalahkan Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dari Thailand dalam final.

    24 Maret, pengumuman terbesar dalam dunia olah raga dikeluarkan Komite Olimpiade Internasional yang memaklukamatkan Olimpiade Tokyo menjadi Olimpiade pada masa damai pertama yang ditunda penyelenggaraannya, juga akibat pandemi.

    APRIL

    Tanggal 1 bulan ini, UEFA mengumumkan Liga Champions dan Liga Europa ditunda, sedangkan Euro 2020 dimundurkan ke tahun berikutnya.

    Bulan ini juga menjadi bulan puncak olah raga virtual, salah satunya ekpos turnamen NBA 2K20.

    MEI

    Bulan ini masih menjadi bulan virtual bagi kebanyakan kompetisi dan turnamen olah raga.

    Namun Liga Bisbol Korea Selatan menjadi salah satu dari sedikit liga yang membuka tirai kompetisi ketika pandemi tengah sengit merajalela, namun sudah terjinakkan di Korea Selatan.

    16 Mei, Liga Jerman melanjutkan lagi kompetisi musim 2019-2020 yang terinterupsi pandemi virus corona, dalam kondisi stadion tanpa penonton.

    24 Mei, empat atlet yang terdiri dari dua pegolf dan dua bintang NFl bertarung dalam event eksibisi untuk menggalang dana bantuan COVID-19. Tiger Woods berpasangan dengan quaterback NFL Peyton Manning melawan pasangan pegolf Phil Mickelson dan quaterback Tom Brady.

    JUNI

    10 Juni, mengikuti gerakan Black Lives Matter, balapan NASCAR melarang bendera Konfederasi dikibarkan lagi di arena balap mobil terkenal di Amerika Serikat itu.

    11 Juni, La Liga melanjutkan lagi musim 2019-2020.

    16 Juni, Bayern Muenchen untuk musim kedelapan berturut-turut menjuarai Liga Jerman.

    17 Juni, Liga Inggris melanjutkan kompetisi yang terhenti oleh pandemi. Liga Aston Villa melawan Sheffield United dan Manchester City versus Arsenal menjadi dua laga pertama dalam restart Liga Inggris hari itu.

    20 Juni, Italia menyusul liga-liga besar Eropa lainnya dalam mengaktifkan lagi kompetisi Serie A.

    26 Juni, Liverpool akhirnya menerabas jalan buntu selama 30 tahun untuk menjuarai Liga Inggris. Tanggal itu menjadi kepastian Liverpool menjadi juara liga setelah Chelsea mengalahkan Manchester City 2-1. The Reds berstatus juara ketika masih menyisakan tujuh pertandingan lagi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.