Tenis Australia Open 2021 Boleh Dihadiri 30 Ribu Penonton Setiap Hari

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis asal Serbia Novak Djokovic saat bertanding melawan petenis asal Argentina Diego Schwartzman dalam babak keempat Australia Open di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 26 Januari 2020. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    Petenis asal Serbia Novak Djokovic saat bertanding melawan petenis asal Argentina Diego Schwartzman dalam babak keempat Australia Open di Melbourne Park, Melbourne, Australia, 26 Januari 2020. REUTERS/Kai Pfaffenbach

    TEMPO.CO, JakartaAustralia Open akan diizinkan untuk menerima hingga 30.000 fans sehari, sekitar 50% dari penonton biasanya, ketika Grand Slam tersebut dimulai pada 8 Februari, kata menteri olahraga negara bagian Victoria Martin Pakula, Sabtu.

    Batas tersebut akan dikurangi menjadi 25.000 selama lima hari terakhir turnamen ketika pertandingan menjadi lebih sedikit, namun Pakula mengatakan pengumuman tersebut akan memastikan jumlah kerumunan terbesar untuk event olahraga sejak awal pandemi COVID-19.

    "Ini berati bahwa selama 14 hari tersebut, kami akan mendapati hingga 390.000 orang di sini di Melbourne Park dan itu sekitar 50% dari rata-rata selama tiga tahun terakhir," katanya kepada wartawan di venue untuk turnamen itu seperti dikutip Reuters.

    "Ini tidak akan sama dengan beberapa tahun terakhir tetapi ini akan menjadi event internasional dengan penonton paling signifikan yang dilihat dunia selama berbulan-bulan."

    Pakula mengatakan pengumuman itu adalah bukti dari kerja yang dilakukan warga Victoria untuk menahan virus corona baru. Sudah 24 hari sejak negara bagian itu melaporkan infeksi yang didapat secara lokal.

    Lebih dari 1.000 orang, pemain dan rombongan mereka, harus menjalani karantina 14 hari saat kedatangan mereka di Australia menjelang Grand Slam pertama tahun ini tersebut.

    Sebagian besar diizinkan keluar dari kamar mereka hingga lima jam sehari untuk latihan dan latihan di gym, namun 72 pemain tetap dalam lockdown ketat setelah sesama penumpang dalam penerbangan mereka ke Australia dinyatakan positif terkena virus yang menyebabkan COVID-19.

    Kendati ada keluhan dari beberapa orang pada awal karantina, ketua turnamen Craig Tiley mengatakan ia "sangat bangga" dengan "kelompok pemain", yang sebagian besar akan keluar dari karantina pada Sabtu malam.

    "Kami mempunyai pemain-pemain terbaik di dunia dan mereka, selama 24 jam terakhir, sudah keluar dari karantina," katanya.

    Baca Juga: Hendra/Ahsan Lolos ke Final BWF World Tour Finlas
    "Saya bertemu beberapa dari mereka pagi ini dan bertentangan dengan apa yang dikatakan sejumlah pemain 10 hari lalu, mayoritas mereka - 99,9% - sangat senang akan keluar dan sangat menghargai upaya kami untuk melindungi mereka."

    Australia Open 2021 akan berlangsung 8-21 Februari. Turnamen tenis ini merupakan yang pertama dari empat grand slam yang berlangsung sepanjang tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.