Holyfield: Mike Tyson Sepakati Jadwal Tinju untuk Amal Senilai Rp 2,2 Triliun

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Evander Holyfield mengunjungi Mike Tyson di Tyson Ranch, Agustus 2019. (Instagram/Mike Tyson)

    Evander Holyfield mengunjungi Mike Tyson di Tyson Ranch, Agustus 2019. (Instagram/Mike Tyson)

    TEMPO.CO, JakartaMike Tyson dan rival lamanya, Evander Holyfield, dikabarkan hampir menyetujui jadwal tinju trilogi, 24 tahun setelah pertarungan terakhir mereka. Kedua legenda tinju kelas berat itu ingin menantang usia dan ingin menandai kembalinya ke atas ring tinju dengan sukses.

    Tyson, 54 tahun, memulai laga comeback melawan Roy Jones Jr, 52 tahun, November lalu. Keduanya bermain imbang selama delapan ronde dalam pertarungan eksibisi tersebut. Pertarungan Tyson itu menginspirasi Holyfield, 58 tahun, untuk memulai pelatihan dan mengatur laga comeback-nya sendiri.

    Mantan juara dua kelas itu mengungkapkan di Last Stand Podcast, bahwa dia dan Tyson sedikit lagi akan menyetujui persyaratan untuk bertarung. Kalau jadi, pertarungan itu adalah pertemuan ketiga Tyson dan Holyfield. Tyson secara dramatis dikalahkan oleh Holyfield, yang saat itu tidak diunggulkan, pada tahun 1996.

    Baca juga : Sejarah Tinju Dunia: Keras Pukulan Mike Tyson ke Lennox Lewis Hingga Holyfield

    Setahun kemudian, mereka melakukan pertandingan ulang. Mike Tyson didiskualifikasi pada ronde ketiga seusai dia menggigit telinga Holyfield. Hubungan mereka sempat memanas. Namun, seiring bertambahnya usia, Tyson dan Holyfield mampu memperbaiki hubungan dan menikmati persahabatnya saat ini.

    Keduanya kini bisa bersiap untuk menyalakan kembali persaingan mereka dalam suatu jadwal tinju amal. Holyfield yakin pertarungan ketiga mereka dapat menghasilkan setidaknya 150 juta poundsterling atau setara Rp 2,29 triliun. "Pandangan saya adalah Anda selalu membantu orang. Saya mencoba untuk menyampaikan kebaikan yang diwariskan kepada saya," kata dia dikutip dari The Sun, 3 Februari 2021.

    "Di mana ada peluang, saya ingin memanfaatkan yang terbaik dari apa yang saya miliki. Saya yakin jika saya melawan Mike, pertarungan akan menghasilkan uang sebesar itu. Ini akan menjadi pertarungan terbesar yang pernah ada. Itu adalah kebenaran yang jujur. Saya pikir Mike sudah memahami pesan saya."

    Evander Holyfield meneruskan, "Jika dia akan melakukannya, dia akan melakukannya, jika tidak maka dia tidak akan melakukannya. Itu keputusan yang harus dia buat sekarang dan kami berdua harus sepakat. Saya tidak akan memberi tahu siapa pun apa yang akan saya lakukan, strategi saya yang akan saya gunakan untuk melawan Mike, saya tidak ingin ada yang tahu. Saya senang jika Mike Tyson melawan saya."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.