Penyelidikan Kecelakaan Kobe Bryant: Pilot Dinyatakan Langgar Standar Federal

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran LA terlihat di lokasi kecelakaan helikopter yang menewaskan Kobe Bryant di Calabasas, California, AS, Ahad, 26 Januari 2020. Selain Kobe, helikopter tersebut juga membawa putrinya yang bernama Gianna (13 tahun). REUTERS/Gene Blevins

    Petugas pemadam kebakaran LA terlihat di lokasi kecelakaan helikopter yang menewaskan Kobe Bryant di Calabasas, California, AS, Ahad, 26 Januari 2020. Selain Kobe, helikopter tersebut juga membawa putrinya yang bernama Gianna (13 tahun). REUTERS/Gene Blevins

    TEMPO.CO, JakartaHasil penyelidikan Komisi Keselamatan Transportasi Amerika Serikat (NTSB) menyatakan pilot dalam kecelakaan helikopter yang menewaskan Kobe Bryant, setahun silam, melanggar standar federal dan mengalami disoreintasi ketika terbang dalam cuaca berawan.

    Hal itu disampaikan oleh Ketua NTSB Robert Sumwalt kala membuka rapat dewan Selasa waktu setempat yang membahas kecelakaan helikopter di Calabasas, California, pada 26 Januari 2020 tersebut.

    Kecelakaan itu menewaskan seluruh penumpang di antaranya Kobe dan putrinya Gianna serta tujuh nyawa lainnya, termasuk si pilot, Ara Zobayan.

    Kobe Bryant. REUTERS/Rory Carroll

    "Ia terbang di bawah aturan jarak pandang terbang (VFR), yang secara legal melarangnya untuk menembus awan," kata Sumwalt dilansir Reuters, Selasa malam.

    "Namun, dia melanjutkan penerbangan VFR ini menembus awan, memasuki instrumen kondisi meteorologis," ujarnya menambahkan.

    NTSB menjadwalkan rapat virtual pada Selasa waktu setempat untuk mengeluarkan laporan final atas kecelakaan helikopter legenda LA Lakers tersebut.

    "Kami akan mencari tahu apakah pilot berada dalam tekanan untuk melanjutkan penerbangan, dan jika iya, siapa yang menekannya," kata Sumwalt.

    "Apa ekspektasi bagi pilot di bawah kebijakan perusahaan? Apakah ia memaksa dirinya sendiri? Tindakan apa yang seharusnya bisa dilakukan untuk menghindari terbang menembus awan?"

    Baca Juga: Protokol Covid-19 untuk Atlet Olimpiade Diumumkan

    "Kami akan membahas fenomena disorientasi spasial, sensasi kuat dan menyesatkan yang bisa membingungkan pilot melakukan penerbangan visual di tengah kehilangan referensi jarak pandang dan jenis pelatihan semacam apa yang efektif mengatasi kondisi tersebut," ujarnya.

    Kobe Bryant adalah bintang besar di arena NBA. Ia pernah lima kali juara bersama Los Angeles Lakers.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.