NBA: 4 Pemain San Antonio Spurs Positif Covid-19, Jadwal 3 Pertandingan Ditunda

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Basket NBA. Reuters/Bill Streicher-USA TODAY Sports

    Ilustrasi Basket NBA. Reuters/Bill Streicher-USA TODAY Sports

    TEMPO.CO, JakartaNBA mengonfirmasi bahwa tiga pertandingan San Antonio Spurs harus ditunda akibat empat pemain klub itu menunjukkan hasil positif Covid-19 setelah tes. Demikian dilaporkan AFP, Rabu.

    Pernyataan NBA mengatakan sejumlah pertandingan akan ditunda agar dapat memaksimalkan pelacakan kontak pemain-pemain San Antonio Spurs lainnya dan juga tim Charlotte Hornets.

    Hornets yang bermain melawan Spurs pada Minggu sudah mengalami dua penundaan pertandingan.

    Spurs mengalami pembatalan pertandingan melawan Detroit Pistons pada Selasa malam waktu AS atau Rabu pagi WIB nanti setelah kasus Covid-19 terkonfirmasi Senin.

    Klub itu semestinya bermain melawan Cleveland Cavaliers Rabu waktu AS atau Kamis pagi WIB esok, sebelum melawat ke markas New York Knicks pada Sabtu pekan ini dan Indiana Pacers pada Minggu pekan ini.

    Sementara itu Hornets harus menangguhkan pertandingan melawan Chicago Bulls yang semestinya dimainkan Rabu dan pertandingan melawan Denver Nuggets pada Jumat.

    Baca Juga: MotoGP: Yamaha Bisa Melejit Setelah Ditinggal Rossi

    Munculnya kasus tersebut dalam tim Spurs terjadi hanya beberapa pekan setelah NBA dan Asosiasi Pemain NBA memperkenalkan protokol kesehatan yang lebih ketat untuk membendung penyebaran Covid-19.

    Pendekatan yang lebih tegas itu mencakup mewajibkan para pemain dan staf NBA untuk tetap berada di tempat tinggal mereka sepanjang waktu saat klub bermain kandang, kecuali melakukan aktivitas-aktivitas terkait tim, berlatih di luar ruangan, atau tampil pada aktivitas-aktivitas yang sangat penting.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.