Menteri Olahraga Prancis Minta Kylian Mbappe Bertahan di PSG

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Paris St Germain Kylian Mbappe dan Layvin Kurzawa.REUTERS/Eric Gaillard

    Pemain Paris St Germain Kylian Mbappe dan Layvin Kurzawa.REUTERS/Eric Gaillard

    TEMPO.CO, Jakarta - Masa depan Kylian Mbappe di Paris Saint-German (PSG) tampaknya mulai menjadi masalah nasional. Menteri Olahraga Prancis Roxana Maracineanu sampai menyarankan bahwa pihaknya membutuhkan penyerang 22 thun itu tetap berlaga di Ligue 1.

    "Kami ingin terus melihat Anda bermain seperti ini. Publik membutuhkan Anda, PSG membutuhkan Anda, atlet muda dan pesepakbola muda perlu memiliki panutan dan teladan untuk dilihat," kata Roxana dikutip dari Marca, 20 Februari 2021.

    Mbappe mencuri perhatian sepak bola dunia setelah membantu PSG mengalahkan Barcelona 4-1 di Camp Nou di babak 16 besar Liga Champions. Dalam pertandingan itu, pemain timnas Prancis itu berhasil mencetak hat-trick.

    Baca juga : Bursa Transfer: Zidane Bicara Peluang Real Madrid Merekrut Kylian Mbappe

    PSG telah bekerja keras untuk mengamankan Neymar melalui perpanjangan kontrak di Parc des Princes, tetapi Mbappe adalah tantangan berikutnya untuk klub Kota Paris berikutnya. PSG akan merasa jauh lebih menantang untuk mencapai kesepakatan dengan pemenang Piala Dunia tersebut. "Saya katakan padanya, Kylian, tetaplah di Prancis, kami membutuhkan Anda," kata Roxana.

    Saat ditanyai tentang masa depannya sendiri setelah pertandingan di Barcelona, Mbappe membenarkan bahwa ia tidak akan pergi dari Paris. "Saya bahkan tidak memikirkan tentang perselisihan kontrak dan kemungkinan pindah ke Real Madrid. Masa depan saya? Akan sangat bodoh membuat keputusan berdasarkan hanya satu pertandingan," kata Mbappe.

    "Ini adalah sesuatu yang harus dipikirkan dalam jangka panjang. Saya selalu mengatakan bahwa saya bahagia di sini dan pertandingan seperti malam ini membuat Anda sangat senang," ujar bintang PSG Kylian Mbappe.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.