Bulu Tangkis: 14 Atlet Indonesia Berangkat untuk Berlaga di Swiss Open 2021

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rombongan pelantas bulu tangkis Indonesia saat bertolak menuju Swiss Open 2021. (badmintonindonesia.org)

    Rombongan pelantas bulu tangkis Indonesia saat bertolak menuju Swiss Open 2021. (badmintonindonesia.org)

    TEMPO.CO, JakartaTim nasional bulu tangkis Indonesia siap berlaga di Swiss Open, pada 2-7 Maret 2021. Rombongan yang beranggotakan 14 atlet sudah bertolak ke Swiss, dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Sabtu malam.

    Menurut manajer tim Eddy Prayitno, selain menambah poin Olimpiade untuk Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, turnamen keempat tahun ini juga menjadi kesempatan pebulu tangkis muda tampil dalam turnamen level atas.

    "Tim yang berangkat ini berjumlah 22 orang, terdiri dari 14 atlet, tiga pelatih, dan lima tenaga pendukung. Kalau bicara target, yang pasti menambah poin Olimpiade untuk Hafiz/Gloria. Selebihnya, kesempatan untuk beberapa pemain muda tampil dalam turnamen level atas," ungkap Eddy dalam rilis PBSI, Sabtu.

    Sebelumnya, seluruh anggota tim yang terbang bersama maskapai Turkish Airlines nomor penerbangan TK 57 itu sudah menjalani uji usap PCR pada Kamis dan mendapat vaksin tahap pertama Jumat. Eddy menilai vaksinasi itu menambah motivasi saat bertanding.

    "Selain sudah uji usap PCR yang hasilnya negatif semua, dengan sudah divaksin, kami lebih percaya diri dan menambah motivasi," kata Eddy.

    Pada turnamen ini, tunggal putra dan tunggal putri masing-masing hanya mengirim satu wakil, yaitu Shesar Hiren Rhustavito dan Ruselli Hartawan. Vito mengaku akan lebih maksimal berjuang sebagai satu-satunya wakil tunggal putra di Swiss.

    "Beban sih tidak, cuma baru pertama kali ini (tunggal putra) berangkat sendirian di satu turnamen. Pastinya mungkin kesepian. Jadi harus berjuang sendirian, harus lebih maksimal lagi perjuangannya," kata Vito.

    Kabid Binpres PP PBSI Rionny Mainaky membenarkan pada turnamen level super 300 ini Indonesia berjuang tanpa wakil ganda putri. Setelah dia berdiskusi dengan kepala pelatih Eng Hian, pasangan Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto dan Nita Violina Marwah/Putri Syaikah terpaksa ditarik karena faktor performa.

    "Untuk ganda putri, di turnamen Swiss Open ini terpaksa kami tarik. Alasannya karena pada waktu latihan dan performanya tidak seperti yang kami harapkan. Takutnya penampilannya tidak baik dan tidak maksimal," tutur Rionny.

    Dengan demikian, Indonesia memiliki delapan wakil pada turnamen Swiss Open 2021, yakni masing-masing satu tunggal putra dan putri, serta masing-masing tiga pasang ganda putra dan campuran.

    Baca Juga: Rionny Mainaky Belum Temukan Pengganti Tepat buat Melatih Sektor Tungga Putri

    Berikut daftar pemain bulu tangkis Pelatnas PBSI pada Turnamen Swiss Open 2021:
    Tunggal Putra: Shesar Hiren Rhustavito
    Tunggal Putri: Ruselli Hartawan
    Ganda Putra: Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri
    Ganda Campuran: Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.