Dokter RSPAD: Amasya Manganang Telah Jalani Operasi Seperti Aprilia Manganang

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aksi Amasya Manganang saat menjadi atlet voli bersama tim putri. Selama 31 tahun, Amasya hidup sebagai perempuan dan berprestasi sebagai atlet voli putri. Instagram/@Amasyamanganang

    Aksi Amasya Manganang saat menjadi atlet voli bersama tim putri. Selama 31 tahun, Amasya hidup sebagai perempuan dan berprestasi sebagai atlet voli putri. Instagram/@Amasyamanganang

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Departemen Kesehatan Jiwa Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, dokter Bagus Sulistyo Budhi, mengatakan kakak kandung Sersan Dua Aprilio Perkasa Manganang yang sebelumnya bernama Aprilia Manganang, yakni Amasya Manganang telah menjalani operasi bedah korektif atau corrective surgery.

    Amasya yang juga mantan atlet voli putri itu menjalani operasi setelah mendampingi sang adik menjalani sidang pergantian identitas pada 19 Maret lalu. "Pokoknya minggu-mingu awal. Saya baru pulang dari Bukit Tinggi, jadi saya lupa (waktunya), tapi sudah, setelah sidang," kata Bagus saat dihubungi Tempo, Selasa, 30 Maret 2021.

    Bagus mengatakan Amasya Manganang saat ini masih dalam perawatan tim medis RSPAD. Amasya akan menjalani operasi tahap kedua seperti yang bakal dijalani sang adik Aprilia Manganang. "Relatif sama, prosesnya relatif sama," ujarnya.

    Baca Juga: Dokter RSPAD: Aprilia Manganang Diperkirakan Jalani Operasi Kedua pada Agustus

    Amasya Anggraini Manganang (kanan) dan adiknya Aprilio Perkasa Manganang. Facebook

    Amasya mengikuti jejak sang adik berganti status kelaminya dari perempuan menjadi laki-laki. Hal itu dia lakukan setelah menjalani pemeriksaan dan diketahui mengidap kelainan hipospadia, sama dengan yang diderita adiknya.

    "Rencananya sih (akan operasi juga). Tapi itu langsung ke tim medis. Kami sebenarnya sudah merasa, cuma kan semua harus sesuai hasil medis," kata Amasya di Markas Besar TNI AD, Jumat, 19 Maret 2021, setelah sidang pergantian identitas adiknya.

    Mantan pemain PGN Popsivo Polwan ini mengaku telah melakukan pengecekan medis di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto Jakarta pada Rabu, 17 Maret 2021. Seperti adiknya, Amasya juga diketahui mengalami hipospadia.

    Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa (kiri) menyematkan tanda nama baru kepada Serda (K) Aprilia Santini Manganang (tengah) usai mengikuti sidang penggantian jenis kelamin dan penggantian nama secara virtual yang berlangsung dari Pengadilan Negeri Tondano, Sulawesi Utara, di Markas Besar TNI Angkatan Darat, di Jakarta, Jumat, 19 Maret 2021. Pengadilan Negeri Tondano, Sulawesi Utara mengabulkan permohonan pergantian identitas Serda (K) Aprilia Manganang menjadi Serda Aprilio Perkasa Manganang. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Pemilik nama lengkap Amasya Anggarini Manganang mengungkapkan bahwa Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa sudah mengkonfirmasi statusnya sebelum naik meja operasi. "Sekarang tinggal menunggu penanganan dan kapan waktu operasinya," ujarnya.

    "Sekarang lagi mengurus pengajuan ke pengadilan. Dari pihak TNI yang urus. Saya siap saja semuanya," kata Amasya menambahkan.

    Amasya mengaku lebih siap secara mental karena telah melihat proses yang sudah dilalui adiknya, Aprilia Manganang yang kini bernama Aprilio Perkasa Manganang. "Melihat April sudah berubah status, pasti lega. Cuma kalau April sudah melewati ini, pasti saya jadi lebih tenang," ucapnya.

    IRSYAN HASYIM

    Baca Juga: Aprilia Manganang Menjadi Pria, PBVSI Tak Akan Tarik Penghargaan yang Diraihnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.