Karl-Heinz Rummenigge Berharap Presiden UEFA dan Florentino Perez Segera Bertemu

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Arsenal David Miles (kiri) bersalaman dengan CEO Bayern Munchen Karl-Heinz Rummenigge, setelah acara undian babak 16 besar Liga Champions di Nyon, Swiss, (16/12). Arsenal akan bertemu dengan Bayern Munchen di babak 16 besar. AP/Keystone,Laurent Gillieron

    Sekretaris Arsenal David Miles (kiri) bersalaman dengan CEO Bayern Munchen Karl-Heinz Rummenigge, setelah acara undian babak 16 besar Liga Champions di Nyon, Swiss, (16/12). Arsenal akan bertemu dengan Bayern Munchen di babak 16 besar. AP/Keystone,Laurent Gillieron

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Direksi Bayern Munchen, Karl-Heinz Rummenigge, menegaskan kembali penolakannya terhadap European Super League atau Liga Super Eropa. Untuk menyelesaikan perselisihan, ia meyakini Presiden Real Madrid Florentino Perez dan Presiden UEFA Aleksander Ceferin dapat duduk bersama, mengobrol, dan mencari jalan keluar.

    Rummenigge menilai Liga Super sebagai kesalahan besar. Ia melampiaskan kekecewaannya kepada Presiden Juventus Andrea Agnelli. "Saya tidak pernah menjalani minggu yang luar biasa dan dengan begitu banyak ketakutan," kata Rummenigge kepada L'Equipe dikutip dari Marca, 23 April 2021.

    "Secara logika, semua pemimpin klub kecewa dengan Andrea Agnelli dalam beberapa hari terakhir. Penting bahwa 12 klub mengakui telah melakukan kesalahan dengan sangat cepat," kata Rummenigge. Namun, menurut dia, sejumlah klub yang tergabung sebagai pendiri Liga Super Eropa telah berusaha menebus kesalahannya.

    Baca juga : UEFA Dikabarkan Panggil Semua Presiden Klub Liga Super Eropa, Kecuali Agnelli

    Rummenigge percaya bahwa Liga Super adalah sinyal panggilan untuk meminta bantuan, pesan bernada putus asa, terutama dari klub-klub di Eropa selatan. Di sana, kata dia, terjadi hubungan antara kesulitan keuangan yang klub alami dan terakumulasi karena konsekuensi dari pandemi satu tahun terakhir.

    Rummenigge berhasil mempertahankan hubungan baik dengan Florentino Perez. Ia berharap Perez segera menggelar pertemuan dengan Ceferin. "Jika kami mengatakan tidak kepada Liga Super, itu karena kami sepenuhnya puas dengan Liga Champions dan kami tidak melupakan tanggung jawab kami kepada para penggemar, yang menentang reformasi semacam ini," katanya.

    Baca juga : Liga Super Eropa Buyar, 4 Masalah Real Madrid Menanti Florentino Perez


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.