Tenis Wimbledon: Emma Raducanu Buka Suara Soal Penarikan Dirinya di 16 Besar

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis Inggris Emma Raducanu menerima perawatan medis di sela pertandingan melawan Ajla Tomljanovic di babak 16 besar Wimbledon 2021. REUTERS/Toby Melville

    Petenis Inggris Emma Raducanu menerima perawatan medis di sela pertandingan melawan Ajla Tomljanovic di babak 16 besar Wimbledon 2021. REUTERS/Toby Melville

    TEMPO.CO, JakartaEmma Raducanu akhirnya buka suara soal penarikan dirinya dari pertandingan babak 16 besar tenis Wimbledon, Senin kemarin. Pertandingan putaran keempatnya melawan Ajla Tomljanovic berakhir lebih cepat saat petenis Inggris 18 tahun itu dipaksa mundur di pertengahan set kedua.

    Raducanu melampaui semua harapan publik dalam ajang tenis WImbledon tersebut. Petenis peringkat 338 dunia itu menjadi remaja Inggris keempat yang mencapai babak 16 besar di Wimbledon 2021. Ia mengalahkan dua lawan yang berada di peringkat 50 besar dunia.

    Raducanu membutuhkan timeout untuk penanganan medis di luar lapangan saat ia tertinggal 6-4 3-0. Namun, ia tidak kembali ke lapangan. Melalui pernyataan tertulisnya, ia memberi kabar terkini tentang kondisi fisiknya. “Saya ingin memberi tahu semua orang bahwa saya merasa jauh lebih baik pagi ini," kata dia dikutip dari Talksport, Rabu, 7 Juli 2021.

    “Pertama, saya ingin memberi selamat kepada Ajla atas penampilan yang luar biasa dan saya minta maaf karena pertandingan kami berakhir seperti itu. Saya memainkan tenis terbaik dalam hidup saya di depan orang banyak yang luar biasa minggu ini dan saya pikir seluruh pengalaman itu menarik perhatian saya."

    Ia menjelaskan, “Pada akhir set pertama, setelah beberapa reli yang sangat intens, saya mulai merasa bernapas berat dan merasa pusing. Tim medis menyarankan saya untuk tidak melanjutkan dan meskipun rasanya seperti hal tersulit di dunia karena tidak dapat menyelesaikan Wimbledon saya di lapangan, saya tidak cukup baik untuk melanjutkannya."

    Emma Raducanu. REUTERS/Toby Melville

    “Saya ingin berterima kasih kepada orang-orang yang telah menyemangati saya di setiap pertandingan, saya sangat ingin menang untuk mereka. Saya juga ingin berterima kasih kepada All England Club, tim saya, LTA, orang tua dan teman-teman saya. Tadi malam akan sangat membantu saya mempelajari apa yang diperlukan untuk tampil di tingkat tertinggi."

    “Saya akan menghargai semua yang telah kita capai bersama minggu ini dan kembali lebih kuat. Tidak sabar untuk melihat apa yang selanjutnya dalam perjalanan saya,” ujar Raducanu.

    Pesepakbola Inggris Marcus Rashford mengaku pernah mengalami hal serupa saat bermain untuk tim U-16 Inggris. “Itu terjadi pada saya bermain untuk timnas U-16 melawan Wales. Aku mengingatnya sampai hari ini. Tidak ada penjelasan untuk itu dan itu tidak pernah terjadi lagi. Kamu seharusnya bangga pada dirimu sendiri. Negara bangga padamu. Senang melihatmu lebih baik,” katanya.

    Adapun penyelenggara Wimbledon berharap Raducanu baik-baik saja. All England Club mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Kami sangat sedih melihat Emma terpaksa mundur dari pertandingannya dan berharap yang terbaik untuk kesembuhannya."

    “Dia harus dipuji atas ketenangan dan kedewasaan yang telah dia tunjukkan sepanjang dua minggu Wimbledon dan kami sangat menantikan untuk menyambutnya kembali ke Wimbledon tahun depan dan di tahun-tahun mendatang,” tulis All England Club.

    Baca juga : 9 Fakta Menarik Soal Emma Raducanu, Remaja Pembuat Kejutan di Wimbledon 2021


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.