KOI Kucurkan Uang Saku untuk Atlet Olimpiade Tokyo, Berapa Besarnya?

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga di ajang Olimpiade Tokyo tahun 2021 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 8 Juli 2021. Olimpiade Tokyo akan digelar pada tanggal 23 Juli hingga 10 Agustus 2021. Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Jokowi secara resmi melepas kontingen Indonesia yang akan berlaga di ajang Olimpiade Tokyo tahun 2021 di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 8 Juli 2021. Olimpiade Tokyo akan digelar pada tanggal 23 Juli hingga 10 Agustus 2021. Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) pada Jumat mulai mendistribusikan uang saku kepada setiap atlet, pelatih, dan ofisial yang akan berangkat ke Olimpiade Tokyo pada Sabtu malam, 17 Juli 2021.

    Jumlah uang saku yang diberikan, yakni US$ 335 atau sekitar Rp 4,8 juta per hari.

    “Alhamdullilah, termin pertama sudah tersalurkan hari ini. Rinciannya, uang saku perjalanan pulang dan pergi serta uang saku lima hari pertama yang kami bayar secara penuh ke rekening masing-masing,” kata Sekretaris Jenderal KOI Ferry J Kono dalam pers rilis KOI, Jumat.

    Termin selanjutnya akan didistribusikan setiap dua hari, tetapi hanya 70 persen dari jumlah yang diterima. Sedangkan 30 persen sisanya dipastikan dapat dicairkan saat kepulangan mereka ke Tanah Air. Menurut Ferry, sistem tersebut sudah sesuai dengan tata kelola keuangan yang ditetapkan Kementerian Keuangan.

    Rombongan besar kontingen Indonesia ke Jepang dipimpin langsung oleh Chef de Mission Olimpiade Tokyo Rosan P Roeslani dan Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari menggunakan pesawat komersial pada Sabtu (17/7) malam. Kloter selanjutnya dijadwalkan berangkat pada 20 Juli dan terakhir pada 24 Juli didampingi Sekjen KOI.

    Sementara itu, 11 atlet cabang bulu tangkis yang tengah menjalani pemusatan latihan di Kumamoto sejak 8 Juli akan mulai masuk Kampung Atlet pada 18 Juli. Mobilisasi akan dibantu KBRI di Tokyo bersama tim advance KOI yang telah tiba di Jepang pada hari ini.

    “Untuk bulu tangkis yang sudah berada di Jepang, uang saku sudah kami distribusikan. Namun, atletik karena keberangkatannya 24 Juli jadi baru kami salurkan sekitar dua hari sebelum keberangkatan. Jumlah uang saku yang diberikan US$ 335 (sekitar Rp 4,8 juta) per hari,” terang Ferry.

    Merujuk pada aturan pemerintah, lanjut Ferry, khusus uang saku perjalanan pulang dan pergi, yang diberikan hanya 40 persen dari uang saku harian. Dengan demikian, nominal yang didapatkan sekitar US$ 134 (sekira Rp 1,9 juta).

    Selain uang saku harian, KOI dan CdM melalui Indonesia Olympic Solidarity Program juga akan menyalurkan support grant kepada para atlet yang memasuki arena pertandingan Olimpiade.

    Sebanyak 28 atlet masing-masing akan menerima US$ 1.500 atau sekitar Rp 22 juta, sedangkan 17 pelatih masing-masing mendapatkan US$ 1.000 (sekira Rp 14,5 juta).

    “Khusus atlet cadangan dari cabor surfing kami berikan 500 dolar AS. Apabila akhirnya tampil akan kami samakan jumlahnya. Yang jelas ini adalah komitmen kami, KOI dan CdM serta sinergi dengan Kemenpora untuk memastikan atlet-atlet yang tampil di Olimpiade ini mendapat haknya dengan lancar,” kata dia.

    Olimpiade Tokyo akan berlangsung pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021. Pesta akbar olahraga dunia ini harusnya digelar tahun lalu tapi ditunda karena pandemi Covid-19.

    Baca Juga: Profil Rio Waida, Calon Pembuat Kejutan di Olimpiade Tokyo


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.