Olimpiade Tokyo: Praveen / Melati Susah Payah Menang atas Wakil Australia

Reporter:
Editor:

Arkhelaus Wisnu Triyogo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ganda Campur Indonesia, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti bertanding melawan Ganda Campur Australia, Simon Leung dan Gronya Somerville dalam Babak Penyisihan Badminton di Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, 24 Juli 2021. REUTERS/Leonhard Foeger

    Ganda Campur Indonesia, Praveen Jordan dan Melati Daeva Oktavianti bertanding melawan Ganda Campur Australia, Simon Leung dan Gronya Somerville dalam Babak Penyisihan Badminton di Olimpiade Tokyo 2020 di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, 24 Juli 2021. REUTERS/Leonhard Foeger

    TEMPO.CO, Jakarta - Atlet bulu tangkis ganda campuran Praveen Jordan / Melati Daeva Oktavianti harus bersusah payah memetik kemenangan atas wakil Australia Simon Wing Hang Leung / Gronya Somerville pada laga perdana mereka di Olimpiade Tokyo 2020.

    Pada pertandingan penyisihan pertama Grup C yang berjalan selama 52 menit di Lapangan 2 Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, Jepang, Sabtu, Praveen / Melati menang setelah menjalani game ketiga. Mereka menang dengan skor 20-22, 21-17, 21-13.

    Laga pertama ini dilalui dengan penuh kerja keras oleh Praveen / Melati. Mereka harus menguras tenaga untuk mengungguli Leung / Somerville, terutama pada game pertama. Praveen / Melati kalah cepat mencuri angka di awal game pertama, tetapi mereka bisa menyamai kedudukan menjadi 1-1 dan 2-2.

    Akan tetapi, lawannya kembali berbalik unggul dan terus melaju, mengumpulkan poin demi poin, sedangkan Praveen/Melati tertinggal di belakang. Pasangan Australia itu memimpin sampai 8-6, lalu Praveen/Melati mengejar dan membuat kedudukan menjadi imbang 8-8. Selepas itu, Praveen / Melati melesat dan memperlebar jarak hingga 20-13.

    Tak disangka, lawannya membuat kejutan. Gerakan lincah Leung / Somerville membuat mereka mampu mencuri banyak angka dari Praveen / Melati. Keduanya pun kembali imbang 20-20. Sayangnya, dua pukulan smash terakhir dari Leung / Somerville membawa mereka unggul 22-20 pada gim pertama.

    Masuk game kedua, Praveen / Melati rupanya belum dapat keluar dari tekanan. Mereka juga gagal membaca pola main lawannya dengan baik dan kesulitan menemukan celah untuk merebut angka. Namun meski lawannya memimpin, Praveen / Melati terus menempel ketat perolehan poin. Kedudukan sempat imbang 16-16 dan 17-17. Namun, bermain lebih tenang, Praveen / Melati dapat menguasai keadaan dan merebut game kedua dengan skor 21-17.

    Pada game penentu, Praveen / Melati mulai menemukan pola permainan. Kali ini, mereka bermain lebih agresif dan banyak menyerang. Meski begitu, sempat memimpin di awal game, lawannya masih bisa mengimbangi skor 6-6.
    Praveen / Melati pun meningkatkan tempo permainan dan terus mendominasi, lawannya pun keteteran. Dengan permainan cepat dan pukulan-pukulan yang tepat sasaran, Praveen / Melati segera menyelesaikan pertarungan hari itu dengan kemenangan akhir 21-13.

    Laga tersebut merupakan pertemuan pertama bagi kedua pasangan. Sebelumnya, Praveen / Melati dan Leung / Sommerville belum pernah bertemu di turnamen manapun. Di atas kertas, Praveen / Melati memang lebih dijagokan mengingat saat ini mereka berada di peringkat keempat dunia, sedangkan lawannya menempati rangking ke-57.

    Setelah Leung / Somerville, Praveen / Melati masih menyisakan dua laga penyisihan di Grup C Olimpiade Tokyo, yaitu melawan Mathias Christiansen / Alexandra Boje asal Denmark pada Minggu, 25 Juli 2021, kemudian menghadapi wakil tuan rumah Yuta Watanabe / Arisa Higashino pada Senin, 26 Juli 2021.

    Baca juga : Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo: Greysia / Apriyani Petik Kemenangan Pertama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.