Daftar 29 Atlet Pengungsi yang Bertanding di Olimpiade 2020

Reporter:
Editor:

Ahmad Faiz Ibnu Sani

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Atlet pengungsi Kimia Alizadeh (kiri) saat berlaga di Olimpiade Tokyo. REUTERS/Murad Sezer

    Atlet pengungsi Kimia Alizadeh (kiri) saat berlaga di Olimpiade Tokyo. REUTERS/Murad Sezer

    TEMPO.CO, Jakarta - Refugee Olympic Team (ROT) atau Tim Olimpiade Pengungsi berpartisipasi dalam Olimpiade 2020. Ini merupakan partisipasi kedua dari atlet-atlet pengungsi, setelah sebelumnya tampil dalam Olimpiade 2016.

    Tim Atlet Pengungsi pertama kali dicetuskan oleh International Olympic Committee (IOC) 2015. Sat itu, IOC menyisihkan dana darurat pengungsi sebesar US$ 1,9 juta dan dana ini didonasikan kepada lembaga-lembaga untuk membantu integrasi para pengungsi dalam bidang olahraga.

    Thomas Bach, Presiden IOC, dalam pidato pembukaan Olimpiade 2020 mengatakan bahwa rekan-rekan yang berasal dari tim pengungsi memiliki talenta dan semangat. Bach juga menyerukan bahwa ajang Olimpiade akan menyambut tim pengungsi dengan tangan terbuka dan tanpa diskriminasi serta ajang ini akan memberikan ruang yang aman bagi tim pengungsi.

    “Dalam komunitas Olimpiade ini kita semua sama. Kita semua menghormati aturan yang sama,” kata Bach dikutip dari situs resmi Olimpiade Tokyo.

    Dalam gelaran Olimpiade 2020, ROT mengirimkan 29 atalet yang berasal dari 11 negara dan bertanding dalam 12 cabang olahraga.

    Berikut ini adalah daftar lengkap atlet ROT dalam gelaran Olimpiade 2020:

    1. Ahmad Alikaju

    Ahmad Alikaju merupakan atlet kelahiran Suriah yang mengungsi ke Jerman. Alikaju akan turun dalam cabang olahraga Judo.

    2. Ahmad Badredin Wais

    Ahmad Badredin Wais meupakan atlet kelahiran Suriah yang mengungsi ke Swiss dan ia akan turun dalam cabang olahraga balap sepeda.

    3. Abdullah Sediqi

    Abdullah Sediqi merupakan atlet kelahiran Afganistan yang mengungsi ke Belgia dan ia akan turun dalam cabang olahraga Taekwondo

    4. Anjelina Nadai Lohalith

    Anjelina merupakan atlet kelahiran Sudan Selatan yang mengungsi kek Kenya dan akan turun dalam cabang olahraga lari.

    5. Aker al Obaidi

    Aker Obaidi merupakan atlet kelahiran Irak dan ia mengungsi ke Austria. Obaidi akan turun dalam cabang olahraga gulat.

    6. Ala Maso

    Ala Maso merupakan atlet renang kelahiran Suriah yang mengungsi ke Jerman dan ia akan bertanding dalam cabang olahraga renang.

    7. Cyrille Fagat Tchatchet II

    Cyrille merupakan atlet kelahiran Kamerun yang mengungsi ke Inggris. Ia akan bertanding dalam cabang olahraga angkat besi.

    8. Aram Mahmud

    Aram Mahmud merupakan atlet kelahiran Suriah yang mengungsi ke negeri kincir angin. Aram akan turun bertanding dalam cabang olahraga bulutangkis.

    9. Dina Pouryounes Langeroudi

    Dina merpakan atlet kelahiran Iran yang mengungsi ke  Belanda. Ia akan turun dalam cabang olahraga Taekwondo.

    10. Hamoon Derafshipour

    Hamoon merupakan atlet kelahiran Iran yang mengungsi ke Kanada. Ia akan bertanding dalam cabang olahraga karate.

    11. Dorian Keletela

    Dorian merupakan atlet kelahiran Nigeria yang mengungsi ke Portugal dan ia akan turun dalam cabang olahraga lari.

    12. Eldric Sella Rodriguez

    Eldric merupakan atlet kelahiran Venezuela yang mengungsi ke Trinidad & Tobago. Ia akan turun dalam cabang olahraga tinju.

    13. James Nyang Chiengjiek

    James merupakan atlet kelahiran Sudan yang mengungsi ke Kamp Pengungsi UNHCR dan ia akan turun dalam cabang olahraga lari

    14. Jamal Abdelmaji Eisa Mohammed

    Ia merupakan atlet asal Sudan yang mengungsi ke Israel. Ia akan turun dalam cabang olahraga lari.

    15. Kimia Alizadeh Zenozi

    Ia merupakan atlet asal Iran yang mengungsi ke Jerman. Ia akan turun bertanding dalam cabang olahraga taekwondo.

    16. Javad Mahjoub

    Javad merupakan atlet asal Iran yang mengungsi ke Kanada. Javad akan turun bertanding pada cabang olahraga Judo.

    17. Luna Sulaiman

    Luna merupakan atlet yang berasal dari Eritrea dan mengungsi ke Swiss. Ia akan turun dalam cabang olahraga menembak.

    18. Muna Dahouk

    Muna Dahouk merupakan atlet dari Suriah yang mengungsi ke  Belanda. Ia akan turun bertanding pada cabang olahraga judo.

    19. Masomah Ali Zada

    Ia merupakan atlet asal Afganistan yang mengungsi ke Prancis. Ia akan turun dalam cabang olahraga balap sepeda.

    20. Paulo Amotun Lokoro

    Ia merupakan atlet dari Kenya yang mengungsi ke Kamp Pengungsi UNHCR dan ia akan turun dalam cabang olahraga lari.

    21. Nigara Shaheen

    Nigara merupakan atlet yang berasal dari Afganistan dan mengungsi ke Pakistan. Ia akan turun bertanding dalam cabang olahraga judo.

    22. Rose Nathike Likonyen

    Ia merupakan atlet asal Sudan Selatan yang mengungsi ke Kamp Pengungsi UNHCR. Ia akan turun bertanding pada cabang olahraga lari.

    23. Popole Misinga

    Popole merupakan atlet asal Republik Kongo yang mengungsi ke Brazil. Ia akan turun dalam cabang olahraga judo.

    24. Sanda Aldass

    Ia merupakan atelt kelahiran Suriah yang mengungsi ke Belanda. Ia akan bertanding pada cabang olahraga judo.

    25. Saeid Fazloula

    Saeid merupakan atlet kehiran Iran yang mengungsi ke Jerman. Ia akan turun dalam cabang olahraga kano.

    26. Yusra Mardini

    Yusra merupakan atlet asal Suriah yang mengungsi ke Jerman. Ia akan turun dalam cabang olahraga renang.

    27. Wael Shueb

    Wael merupakan atlet dari Suriah yang mengungsi ke Jerman. Wael akan turun dalam cabang olahraga karate.

    28. Wessam Salamana

    Wessam merupakan atlet asal Suriah yang mengungsi ke Jerman dan ia akan bertandaing pada cabang olahraga tinju.

    29. Tachlowini Gabriyesos

    Ia merupakan pengungsi asal Eritrea di Israel. Ia akan turun bertanding pada cabang olahraga lari.

    EIBEN HEIZIER

    Baca juga:

    Mengenal Tim Pengungsi pada Olimpiade 2020


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.