Liga Basket IBL Dimulai 11 Januari 2022: Diikuti 16 Tim, Termasuk 4 Peserta Baru

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kompetisi Basket IBL. (Tempo)

    Kompetisi Basket IBL. (Tempo)

    TEMPO.CO, JakartaEmpat tim baru secara resmi akan mengikuti Liga Bola Basket Indonesia (IBL) musim 2022. Hal itu diumumkan operator kompetisi tersebut pada Rabu.

    Salah satu tim baru tersebut berasal dari Kalimantan, yakni Bumi Borneo Basketball Pontianak, yang akan berdampingan bersama EVOS Basketball Bogor, RANS PIK Basketball serta Tangerang Hawks untuk melakoni debut di IBL musim depan.

    "Alhamdulillah kami sudah mendapatkan empat tim baru untuk berkompetisi di musim depan," kata Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah dalam pengumuman yang dilangsungkan daring, Rabu.

    Keempat tim baru tersebut terpilih dari sebelumnya lima klub yang masuk hingga tahap verifikasi akhir oleh IBL sebagai calon peserta baru.

    Satu tim yang gagal ambil bagian sebagai peserta baru IBL 2022 adalah KK Louvre SB30 Malang.

    "Kami juga mengapresiasi Louvre Malang, yang memang belum terpilih untuk musim depan, tetapi tidak menutup kemungkinan kerja sama memajukan industri bola basket di masa mendatang," ujar Junas.

    Dengan tambahan empat peserta baru, IBL 2022 akan diikuti oleh 16 tim yang merupakan jumlah terbanyak dalam sejarah kompetisi bola basket profesional Indonesia.

    Keberadaan 16 tim peserta membuat musim reguler IBL 2022 akan diwarnai 176 pertandingan, meningkat dari 96 laga di musim sebelumnya.

    Seturut rencana terakhir IBL 2022 akan kembali menghadirkan pemain asing untuk masing-masing tim dengan jumlah yang belum ditentukan.

    Tim-tim peserta basket IBL rencananya akan mengumumkan roster mereka pada 28 Desember mendatang sebelum musim reguler dibuka pada 11 Januari 2022.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.