Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

3 Berita Terkini Peparnas Papua dari Cabang Renang, Angkat Berat, dan Judo

image-gnews
Ilustrasi - Sejumlah perenang mengambil start pada final renang 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S8 di Kolam Akuatik Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (8/11/2021). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.
Ilustrasi - Sejumlah perenang mengambil start pada final renang 100 meter gaya bebas putra klasifikasi S8 di Kolam Akuatik Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (8/11/2021). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym.
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Tuan rumah Papua belum terbendung dalam persaingan cabang olahraga renang Pekan Paralimpik Nasional XVI 2021 (Peparnas Papua). Mereka kembali mendominasi pada hari kedua di Arena Akuatik Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Selasa, 9 November 2021.

Hari ini, Papua mendulang 12 medali dengan rincian tujuh emas, dua perak, dan tiga perunggu. Empat di antaranya diraih pada nomor 50 meter gaya punggung masing-masing melalui De Jhon Waromi (S12 putra), Temu Maulati (S12 putri), Isak Mimitauw (S14 putra), dan M. Dandi Sukmana (S15 putra).

Kemudian sisanya diraih pada nomor 50 meter gaya kupu-kupu yakni Petrus Wis Brif (S7 putra), Silpa Monalisa (S8 putri, dan Karolina Wanggai (S10). "Hari ini, atlet Papua kembali tampil baik setelah kemarin juga meraih enam emas. Sebenarnya raihan medali bisa lebih banyak, namun ada beberapa klasifikasi digabung. Kami yakin target juara umum bisa tercapai," kata Ketua NPC Provinsi Papua, Jayakusuma.

Sementara itu, Jawa Barat pada hari kedua meraih delapan medali dengan rincian tiga emas dan lima perak. Emas kontingen dari Bumi Pasundan masing-masing diraih melalui Sofyan (100m gaya dada putra S7), Fajar Hafian Dani (50m gaya punggung putra S13), dan Nadia Putri Ayundari (50m gaya punggung putri S13).

Riau juga meraih lima medali emas masing-masing tiga perak dan dua perunggu. Sementara itu, DKI Jakarta membawa pulang dua emas, tiga perak, dan empat perunggu.

Pada hari kedua, cabang olahraga renang memperebutkan 22 medali emas. Nomor 100 meter gaya dada S4 putra mengawali perlombaan hari ini dan dilanjutkan untuk nomor yang sama sektor putri. Kemudian berlanjut untuk klasifikasi S5 putra, gabungan S5-S6-S7 putri, S6 putra, dan S7 putri.

Perlombaan berlanjut untuk peserta yang bersaing di 50 meter gaya punggung dari lima klasifikasi putra dan putri yakni, S11, S12, S13, S14, dan S15. Pada hari kedua juga melombakan 100 meter gaya bebas untuk S4 putra dan putri, S5 putra, S5-S6 putri, S6 putra, serta S7 putra dan putri. Terakhir adalah nomor gaya kupu-kupu dengan klasifikasi S8 putra dan putri, S9 putra, S10 putra, dan S9-S10 putri.

Perolehan medali emas di cabang angkat berat
Atlet angkat berat asal Daerah Istimewa Yogyakarta, Sutiayah, berhasil meraih medali emas kelas 50kg putri di Ballroom Suni Garden Lake Hotel dan Resort, Sentani, Kabupaten Jayapura.

Sutiayah mencatatkan angkatan pertama dengan beban 75kg. Pada angkatan kedua dengan beban seberat 80kg dan angkatan terakhir dengan berat 85kg. Secara keseluruhan atlet berusia 38 tahun itu menorehkan 85 poin.

Medali perak diraih atlet Yetti Kusmira asal Jambi setelah menorehkan total 78 poin dari tiga angkatan yang dilakukan. Pada angkatan pertama, Yetti Kusmira mencatatkan beban seberat 70kg, lalu pada kesempatan kedua ia mengangkat beban seberat 75kg dan pada kesempatan ketiga mengangkat beban seberat 78 kg.

Medali perunggu berhak didapatkan oleh atlet Kalimantan Timur, Fitriah, yang secara keseluruhan menorehkan total 60 poin. Pada angkatan pertama, Fitriah mengangkat beban seberat 50kg, di angkatan kedua ia mengangkat beban seberat 60 kg dan di kesempatan ketiga ia gagal melakukan angkatan yang memiliki beban seberat 65kg.

Secara keseluruhan akan ada 20 nomor yang dipertandingkan dari kategori putra dan putri dengan medali yang total diperebutkan adalah 20 emas, 20 perak dan 20 perunggu di cabang olahraga angkat berat Peparnas Papua XVI.

Gelaran cabang olahraga angkat berat Peparnas Papua XVI ini direncanakan rampung pada Sabtu, 13 November 2021, dan sistem pertandingan yang bersifat final.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Mengenal Olahraga Body Combat, Memadukan Beragam Gerak Latihan Bela Diri

14 jam lalu

Body Combat Pembakar Lemak
Mengenal Olahraga Body Combat, Memadukan Beragam Gerak Latihan Bela Diri

Olahraga body combat memadukan banyak gerakan aliran seni bela diri


Eks Ketua PSSI Nurdin Halid Terpilih Jadi Ketua Umum PP Pelti Periode 2024-2028 secara Aklamasi

1 hari lalu

Ketua DPD Partai Golkar Sulawesi Selatan Nurdin Halid tiba di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, untuk salat Idul Adha, Ahad, 11 Agustus 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.
Eks Ketua PSSI Nurdin Halid Terpilih Jadi Ketua Umum PP Pelti Periode 2024-2028 secara Aklamasi

Nurdin Halid menggantikan posisi Ketua Umum PP Pelti periode 2022-2027 sebelumnya, Edward Omar Sharif Hiariej yang mengundurkan diri.


Hari Yoga Internasional, 700 Peserta Ikut Olahraga Bersama di Bali

4 hari lalu

Ilustrasi posisi keseimbangan tubuh atau yoga. Shutterstock
Hari Yoga Internasional, 700 Peserta Ikut Olahraga Bersama di Bali

Hari Yoga Internasional dirayakan masyarakat dengan yoga bersama di berbagai wilayah.


Ingin Ajak Keluarga Rekreasi ke Kolam Renang, Simak 5 Tips Keamanan Berikut

7 hari lalu

Ilustrasi keluarga berenang. jjbpools.com
Ingin Ajak Keluarga Rekreasi ke Kolam Renang, Simak 5 Tips Keamanan Berikut

Selalu jaga keamanan dan keselamatan anak-anak selama berada di area kolam renang agar tidak mengalami insiden tak diinginkan seperti tenggelam.


Terkini: Rupiah Dikhawatirkan Kian Jeblok ke 17.000 per USD, Harapan Cina Usai Prabowo Resmi Dilantik

7 hari lalu

Terkini: Rupiah Dikhawatirkan Kian Jeblok ke 17.000 per USD, Harapan Cina Usai Prabowo Resmi Dilantik

Berita terkini ekonomi dan bisnis pada Selasa, 18 Juni 2024, dimulai dari prediksi kurs rupiah terhadap dolar AS yang bakal makin jeblok.


Inilah 10 Olahraga yang Bisa Mengecilkan Perut Buncit

7 hari lalu

Perut buncit bisa disebabkan oleh stress eating akibat pola tidur yang buruk.  (Canva)
Inilah 10 Olahraga yang Bisa Mengecilkan Perut Buncit

Bagi Anda yang ingin mengecilkan perut buncit secara alami, cobalah sejumlah olahraga berikut ini.


7 Tips Menghilangkan Lemak Perut dengan Bersepeda

7 hari lalu

Ilustrasi lemak perut (pixabay.com)
7 Tips Menghilangkan Lemak Perut dengan Bersepeda

Berikut adalah langkah-langkah untuk menghilangkan lemak perut saat bersepeda.


Terkini: Bos BSI Beberkan Kondisi usai Penarikan Dana Muhammadiyah, 4 Penyebab Utama Judi Online Kian Marak

9 hari lalu

Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi berpose dalam sesi foto usai penandatanganan akta penggabungan tiga bank syariah milik Himbara di Jakarta, Rabu 16 Desember 2020. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto
Terkini: Bos BSI Beberkan Kondisi usai Penarikan Dana Muhammadiyah, 4 Penyebab Utama Judi Online Kian Marak

Berita terkini bisnis pada Ahad, 16 Juni 2024, dimulai dari penjelasan Dirut BSI soal kondisi perusahaan usai penarikan dana Muhammadiyah.


Waktu Olahraga yang Pas untuk Turunkan Kadar Gula darah, Malam atau Pagi?

13 hari lalu

Ilustrasi perempuan olahraga di rumah. Foto: Freepik.com/Tirachardz
Waktu Olahraga yang Pas untuk Turunkan Kadar Gula darah, Malam atau Pagi?

Studi tentang kaitan waktu olahraga dengan efektivitasnya didasarkan pada data yang dikumpulkan dari uji coba terkontrol secara acak.


Meninggal saat Olahraga Bukan karena Serangan Jantung, Simak Penjelasan Pakar

18 hari lalu

Ilustrasi wanita dan pria berolahraga. shutterstock.com
Meninggal saat Olahraga Bukan karena Serangan Jantung, Simak Penjelasan Pakar

Pakar menegaskan olahraga bukan pemicu penyakit jantung koroner atau serangan jantung. Lalu, apa penyebabnya?