Jadwal Final Piala Thomas Hari Ini 15 Mei 2022: Indonesia vs India

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ekspresi dari pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie usai mengalahkan lawannya pebulu tangkis Cina Li Shi Feng dalam pertandingan babak perempat final Piala Thomas 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Kamis, 12 Mei 2022. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Ekspresi dari pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie usai mengalahkan lawannya pebulu tangkis Cina Li Shi Feng dalam pertandingan babak perempat final Piala Thomas 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Kamis, 12 Mei 2022. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Turnamen bulu tangkis beregu putra, Piala Thomas (Thomas Cup) 2022, memasuki partai puncak. Tim putra Indonesia akan berhadapan dengan India dalam partai final di Impact Arena Bangkok, Thailand, Ahad ini, 15 Mei 2022.

    Duel kedua tim akan berlangsung mulai 13.00 WIB dengan disiarkan langsung MNCTV dan iNews TV.

    Indonesia akan tampil sebagai juara bertahan. Mereka menjalani laga final ke-21 dan mengejar gelar juara yang ke-15.

    India akan berusaha meretas sejarah. Mereka tampil di final untuk pertama kalinya sekaligus mengejar gelar Thomas Cup pertamanya.

    Di babak semifinal, Indonesia menyingkirkan Jepang dengan skor 3-2. Sedangkan India mengalahkan Denmark dengan skor sama.

    Manajer Tim Indonesia, Hendro Santoso, mengatakan para pemain diminta fokus untuk berlatih dan lebih banyak tinggal di kamar hotel menjelang final ini.

    Soal susunan pemain yang akan diturunkan, tim masih harus berdiskusi dengan pelatih, pelatih fisik, dokter, hingga tim psikolog. Nama-nama pemain baru akan diserahkan pada hari Minggu, atau sekitar empat jam sebelum pertandingan digelar.

    "Kami baru besok pagi berdiskusi untuk menyusun formasi pemain yang akan diturunkan lawan India. Yang pasti, kami turunkan kekuatan terbaik," kata Hendro, Sabtu.

    Sementara itu, pelatih tunggal putra Irwansyah, memastikan semua pemainnya dalam kondisi baik. Hanya saja pertarungan melawan Jepang di semifinal pada Jumat malam membuat para pemain letih. Dengan beristirahat penuh hari ini, ia optimistis kondisi pemainnya bakal kembali bugar.

    Irwansyah juga telah menyampaikan kepada anak didiknya, bahwa mereka harus dalam kondisi siap tempur saat menghadapi India. Siapapun yang terpilih, harus siap untuk sumbang angka.

    "Performa Ginting juga makin bagus. Rasa percaya dirinya juga makin tumbuh. Ini hal yang positif, apalagi dia kemarin bisa kalahkan Momota," papar Irwansyah.

    Sementara pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi sudah mewanti-wanti pemainnya mau berjuang keras di final. Lawan India tentu tidak mudah dan perlu penampilan yang ekstra.

    "Untuk pertandingan besok, saya minta pemain wajib kerja ekstra keras. Ibaratnya, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala," tuturnya.

    Untuk menurunkan susunan pemain, Herry akan melihat bagaimana hasil latihan sore ini. Setelah itu, baru berdiskusi secara personal dengan pemainnya.

    "Sebetulnya semua pemain siap dimainkan. Tetapi saya akan berbicara secara personal dulu dengan mereka untuk melihat bagaimana kesiapan fisik, teknik, dan terutama mentalnya. Karena ini partai final yang sangat tidak mudah," kata Herry.

    Tim bulu tangkis Indonesia kemungkinan menurunkan susunan pemain seperti saat mengalahkan Cina dan Jepang. Dengan menurunkan Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Shesar Hiren Rhustavito di sektor tunggal serta Mohammad Ahsan/Kevin Sanjaya di sektor ganda.

    India diisi para pemain yang layak diwaspadai di ajang Piala Thomas ini. Mereka memiliki Lakshya Sen, pemain tunggal yang memiliki peringkat 9. Selain itu ada Kidambi Srikanth yang menempati posisi 11. Di sektor ganda, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty ada di posisi ketujuh dunia.

    ANTARA | PBSI

    Baca Juga: Daftar Perolehan Medali SEA Games: Raih 14 Emas Indonesia Posisi Kedua


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Ustaz Abdul Somad Ditolak Masuk Singapura

    Ustaz Abdul Somad, yang populer dengan sebutan UAS, mengaku dideportasi dari Singapura. Dia mengunggah video suasana di imigrasi.