Ayah Jelena Dokic Ancam Serang Kedutaan Australia di Serbia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • bbc

    bbc

    TEMPO Interaktif , Belgrade: Jelena Dokic dirundung malang. Petenis asal Serbia ini turut menanggung perilaku ayahnya yang temperamen. Kini Damir Dokic, ayah Jelena Dokic, ditangkap polisi karena terbukti mengancam duta besar Australia di Belgrade.

    Damir seharusnya bersyukur anaknya mampu menjadi petenis papan atas dunia. Namun karena kelakuannya yang temperamen, suka mabuk-mabukan dan anarkis, akhirnya harus menerima hukuman akibat kelakuannya sendiri. Damir Dokic ditangkap di rumahnya di Serbia Utara karena mengancam akan menembak kantor kedutaan Australia dengan roket .

    dokicMenteri dalam negeri Serbia Ivica Dacic, yang dikutip Harian Blic, mengatakan bahwa ancaman Damir Dokic langsung ditanggapi oleh kepolisian karena telah mengancam diplomat asing. Saat ini, Damir masih diinterogasi.

    Dokic mengatakan kalau dia marah karena dalam wawancara majalah olahraga dan gaya hidup di Australia, dilaporkan bahwa dia dokicsuka memukuli anaknya.

    Blic yang mengutip pernyataan Damir yang mengatakan bahwa pengakuan Jelena bahwa dia sering disiksa, bahkan secara jelas dikatakan ingin membunuh. “Tidak seorang anak pun yang dipukuli anaknya seperti itu,” aku Jelena, dalam majalah itu.

    Dokic yang berusia 26 tahun, menjauhkan diri dari ayahnya dan memutuskan meninggalkan keluarganya tahun 2002 untuk lari dari penyiksaan.

    Jelena Dokic lahir di Yugoslavia -sebelum pecah menjadi Serbia--, kemudian hijrah ke Sydney dengan keluarganya sejak kecil dan menjadi wakil dari negeri Kanguru itu untuk tampil di Olimpiade 2000. Dia kembali mengumumkan kepindahan kewarganegaraannya ke Serbia pada tahun 2001, kemudian kembali lagi ke Australia pada tahun 2006.

    Dokic telah memenangi lima turnamen WTA dan mencapai peringkat empat dunia pada tahun 2002. Setelah berjuang dari cedera beberapa tahun, Dokic kembali berhasil mencapai perempat final di Australia Open, Januari. Kini dia peringkat 74 dunia.


    AP| NUR HARYANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sepak Terjang Artidjo Alkostar Si Algojo Koruptor

    Artidjo Alkostar, bekas hakim agung yang selalu memperberat hukuman para koruptor, meninggal dunia pada Ahad 28 Februari 2021. Bagaimana kiprahnya?