Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Dipuji Netizen Karena Cantik dan Piawai Berbahasa Inggris, Komang Ayu Cahya Dewi Menanggapi dengan Bahasa Bali

image-gnews
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Komang Ayu Cahya Dewi mengembalikan kok ke arah lawan pebulu tangkis Korea Selatan Kim Min Sun dalam semifinal Piala Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Sabtu, 4 Mei 2024. Komang menang 17-21, 21-16, 21-19 dan memastikan tim Uber Indonesia melaju ke final setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Komang Ayu Cahya Dewi mengembalikan kok ke arah lawan pebulu tangkis Korea Selatan Kim Min Sun dalam semifinal Piala Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Sabtu, 4 Mei 2024. Komang menang 17-21, 21-16, 21-19 dan memastikan tim Uber Indonesia melaju ke final setelah mengalahkan Korea Selatan dengan skor 3-2. ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Pebulu tangkis tunggal putri Komang Ayu Cahya Dewi menjadi idola baru para pecinta bulu tangkis Tanah Air usai tampil di Piala Thomas 2024. Selain karena performa apiknya di lapangan, parasnya yang cantik membuat netizen ramai-ramai melempar pujian kepadanya di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, pebulu tangkis berusia 21 tahun itu mengaku tidak mengetahui hal itu karena dia tidak banyak membuka media sosial. Ia pun memberikan respons awal dengan mengucapkan mengatakan "Astungkara" kata dalam bahasa Bali yang berarti semoga terjadi atas kehendak-Nya saat pertama kali tahu sosoknya viral.

"Saya enggak tahu kalau saya jadi idola baru BL-BL (Badminton Lovers) karena kalau di media sosial juga mungkin secukupnya aja gitu. Tanggapan saya ya Astungkara ya, syukurlah kalau mereka merasa nyaman dengan melihat fisik saya," ujar Komang saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu, 8 Mei 2024.

Walau demikian, Komang mengaku lebih senang apabila  yang menjadi perhatian adalah kemampuannya di lapangan atau kepribadiannya sebagai manusia ketimbang hanya dilihat dari fisik. Tetapi, dia tidak mempermasalahkan juga seandainya banyak pihak menyukainya karena cantik.

Atlet tunggal putri Indonesia Komang Ayu Cahya Dewi saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu, 8 Mei 2024. TEMPO/Randy

"Kalau saya mungkin melihatnya lebih senang dihargai kayak mainnya hari ini bagus atau misalnya orangnya sopan atau pintar dalam permainan dibandingkan fisik, jujur. Tapi ya kalau misalnya orang bilang oh Komang cantik gitu, oh ya terima kasih," tuturnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Tak hanya kecantikan dan penampilannya di lapangan yang membuat nama Komang naik. Tetapi, kemampuannya dalam menjawab pertanyaan menggunakan Bahasa Inggris dengan lancar seusai pertandingan juga menuai pujian. Cuplikan video wawancaranya pun banyak dibagikan ulang oleh para pecinta bulu tangkis Tanah Air di media sosial X dalam beberapa hari terakhir.

Komang pun bercerita bahwa dia masih terus mempelajari Bahasa Inggris secara otodidak. Salah satu medianya untuk belajar adalah film. "Saya lebih ke otodidak sih sebenarnya. Mungkin banyak toefl-nya yang belum benar juga cuma ya berani jawab aja lah gitu. (Belajar otodidak) dari film, lagu."

Sepanjang gelaran Piala Uber 2024, Komang menampilkan performa apik. Pada fase grup, dia selalu menyumbang poin tiga kali penampilannya, yakni saat melawan Jepang, Uganda, dan Hong Kong. Pada babak semifinal, atlet kelahiran Buleleng, Bali 21 Oktober 2002 itu menjadi penentu kemenangan Garuda Pertiwi atas Korea Selatan. Ia mengalahkan Kim Min Sun lewat pertarungan sengit tiga game 17-21, 21-16, 21-19 di laga kelima dan membawa Indonesia menang 3-2.

Setelah tampil bersama tim bulu tangkis di Piala Uber 2024, Komang akan mengikuti dua turnamen yakni Thailand Open 2024 dan Malaysia Masters 2024.

Pilihan Editor: Setelah Bersinar di Piala Uber 2024, Komang Ayu Cahya Dewi Incar Ranking 30 Besar Dunia dan Naik Podium

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tim Bulu Tangkis Indonesia Gelar Latihan Perdana di Chambly Jelang Olimpiade Paris 2024

15 jam lalu

Atlet Olimpiade bulu tangkis Indonesia foto bersama usai doa bersama di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis (11/7/2024). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom.
Tim Bulu Tangkis Indonesia Gelar Latihan Perdana di Chambly Jelang Olimpiade Paris 2024

Latihan perdana tim bulu tangkis Indonesia menjelang Olimpiade Paris 2024 berfokus pada pengembalian kondisi fisik para atlet dan feeling pukulan.


Aryono Miranat Minta Fajar / Rian Tak Kalah dari Wakil Prancis dan Jerman di Fase Grup Olimpiade Paris 2024

15 jam lalu

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto. Tim Humas PBSI
Aryono Miranat Minta Fajar / Rian Tak Kalah dari Wakil Prancis dan Jerman di Fase Grup Olimpiade Paris 2024

Pelatih Aryono Miranat ingin Fajar / Rian fokus menjaga pikiran dan mental selama berlaga di Olimpiade Paris 2024.


Menuju Olimpiade Paris 2024: Ini Cabor yang Diikuti Kontingen Indonesia dan Targetnya

22 jam lalu

Atlet Olimpiade bulu tangkis Indonesia foto bersama usai doa bersama di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. PP PBSI menggelar doa bersama tim bulu tangkis sebelum keberangkatan para atlet yang akan bertanding dalam Olimpiade Paris 2024 . ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Menuju Olimpiade Paris 2024: Ini Cabor yang Diikuti Kontingen Indonesia dan Targetnya

Kontingen Indonesia yang berangkat ke Paris terdiri dari 29 atlet, dan akan mengikuti pertandingan 12 cabang olahraga (cabor) di Olimpiade Paris 2024.


Profil Zhang Zhi Jie, Atlet Bulu Tangkis China yang Meninggal Saat Tanding karena Henti Jantung

1 hari lalu

Atlet bulu tangkis asal Cina, Zhang Zhi Jie, 17 tahun tak sadarkan diri saat laga BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 di GOR Amongrogo, Yogyakarta Minggu 30 Juni 2024. Dok.istimewa
Profil Zhang Zhi Jie, Atlet Bulu Tangkis China yang Meninggal Saat Tanding karena Henti Jantung

Kabag Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan, Jumat, memastikan meski sudah hampir dua pekan jenazah Zhang Zhi Jie disimpan, kondisinya baik.


Atlet Olimpiade Paris 2024 Berangkat Bergilir Mulai 13 Juli, Cabang Bulu Tangkis yang Pertama

1 hari lalu

Presiden National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari (kiri) menyerahkan nasi tumpeng kepada atlet Olimpiade bulu tangkis Indonesia Fajar Alfian (kanan) usai doa bersama di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. Indonesia mengirimkan enam wakil di cabor bulu tangkis Olimpiade Paris 2024. ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Atlet Olimpiade Paris 2024 Berangkat Bergilir Mulai 13 Juli, Cabang Bulu Tangkis yang Pertama

Sebanyak 29 atlet Indonesia akan bertanding di Olimpiade Paris 2024 yang akan mulai bergulir pada 26 Juli mendatang.


Olimpiade Paris 2024: Gregoria Mariska Tunjung Tak Mau Remehkan Lawan Meski Ada di Grup Mudah

2 hari lalu

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Gregoria Mariska Tunjung. Kredit: Tim Media PBSI
Olimpiade Paris 2024: Gregoria Mariska Tunjung Tak Mau Remehkan Lawan Meski Ada di Grup Mudah

Gregoria Mariska Tunjung, mengaku tak akan meremehkan persaingan dalam Grup G Olimpiade Paris 2024.


Olimpiade 2024: Tim Bulu Tangkis Indonesia Berangkat Lebih Awal ke Paris, Gelar Pemusatan Latihan 10 Hari

2 hari lalu

Atlet Olimpiade bulu tangkis Indonesia foto bersama usai doa bersama di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis (11/7/2024). ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/tom.
Olimpiade 2024: Tim Bulu Tangkis Indonesia Berangkat Lebih Awal ke Paris, Gelar Pemusatan Latihan 10 Hari

Tim bulu tangkis Indonesia, yang terdiri dari sembilan atlet, berangkat ke Chambly, Prancis pada Sabtu, 13 Juli 2024. Apa tujuannya?


Olimpiade Paris 2024: Herry IP Yakin Rinov / Pitha Lolos ke Perempat Final Meski Ada di Grup Sulit

2 hari lalu

Ganda Campuran Indonesia Rinov Rivaldy dan Pitha Haningtyas Mentari saat mengembalikkan kok ke arah lawannya Pebulutangkis Ganda Campuran Taiwan Yang Po-hsuan dan Hu Ling Fang pada babak 32 besar Indonesia Open 2024 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu, 5 Juni 2024. Rinov Rivaldy dan Pitha Haningtyas Mentari gagal lolos ke babak 16 besar setelah dikalahkan dengan skor 16-21, 21-18, dan 17-21. TEMPO/M Taufan Rengganis
Olimpiade Paris 2024: Herry IP Yakin Rinov / Pitha Lolos ke Perempat Final Meski Ada di Grup Sulit

Pelatih ganda campuran Indonesia Herry IP menilai Rinov / Pitha memiliki peluang untuk lolos dari fase grup Olimpiade Paris 2024.


Olimpiade Paris 2024: Salah Hitung BWF Dianggap Rugikan Indonesia, PBSI Layangkan Protes

3 hari lalu

Sekjen PP PBSI Muhammad Fadil Imran menyampaikan sambutan saat doa bersama di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. PP PBSI menggelar doa bersama tim bulu tangkis sebelum keberangkatan para atlet yang akan bertanding dalam Olimpiade Paris 2024 . ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Olimpiade Paris 2024: Salah Hitung BWF Dianggap Rugikan Indonesia, PBSI Layangkan Protes

Sekjen PP PBSI Fadil Imran membeberkan berbagai kerugian yang dialami Indonesia atas kesalahan hitung poin oleh BWF di Olimpiade Paris 2024.


Kata Pelatih Eng Hian Tanggapi Hasil Undian Apriyani / Fadia Masuk Grup Neraka di Olimpiade Paris 2024

3 hari lalu

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti (kanan) dan Apriyani Rahayu berfoto bersama usai menang atas pebulu tangkis ganda putri Thailand Jongkolphan dan Rawinda Prajongjai dalam babak perempatfinal Piala Uber 2024 di Chengdu Hi Tech Zone Sports Center Gymnasium, Chengdu, China, Jumat, 3 Mei 2024. Pasangan Apriyani/Fadia menang dalam dua gim 21-17, 21-14 dan tim Indonesia unggul atas Thailnad dengan skor 2-0. ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Kata Pelatih Eng Hian Tanggapi Hasil Undian Apriyani / Fadia Masuk Grup Neraka di Olimpiade Paris 2024

Pelatih Eng Hian menyoroti rekor buruk Apriyani / Fadia menghadapi pasangan Cina dan Malaysia yang satu grup di Olimpiade Paris 2024.