Amerika Hempaskan Angola  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Basket Amerika Serikat Kevin Durant (kanan) berusaha memasukan bola ke keranjang Angola, dalam Kejuaraan Basket Dunia di Istambul, Turki (6/9). REUTERS/Jeff Haynes

    Pemain Basket Amerika Serikat Kevin Durant (kanan) berusaha memasukan bola ke keranjang Angola, dalam Kejuaraan Basket Dunia di Istambul, Turki (6/9). REUTERS/Jeff Haynes

    TEMPO Interaktif, Istanbul - Amerika Serikat meraih kemenangan fantastis di babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bola Basket. Dalam pertandingan yang digelar di Sinan Erdem Dome, Istanbul, Turki, Selasa (7/9), Kevin Durant dan kawan-kawan menghempaskan Angola dengan skor sangat telak 121-66. Kemenangan ini menjadi salah satu kemenangan terbesar dalam kompetisi basket antar-negara.

    Angola, yang merupakan juara Afrika, benar-benar tak bisa memberi perlawanan pada Amerika. Pertahanan yang sangat lemah membuat Durant dan Chauncey Billups leluasa melancarkan serangan hingga langsung memimpin 10-0 sejak laga dimulai. Amerika akhirnya menutup kuarter pertama dengan skor mencolok 33-13 dan saat babak pertama usai keunggulan Amerika sudah menjadi 65-38.

    Dalam laga ini, Billups menjadi penyumbang angka terbesar bagi Amerika dengan mencetak 19 poin. “Ini adalah hasil pengorbanan kami semua selama musim panas. Mulai sekarang, kami berada di jalur yang tepat,” kata Billups, point guard asal Denver Nuggets.

    Durant, forward yang membela Oklahama City Thunder, membukukan 17 angka. Catatan 17 poin juga diraih Eric Gordon dan Rudy Gay untuk tim Amerika. Di kubu Angola, Joaquim Gomes meyumbangkan 20 poin yang merupakan poin terbanyak. Sayang penampilan apiknya tak mampu menolong Angola.

    Pelatih Angola, Luis Magalhaes, mengakui kualitas timnya jauh di bawah Amerika. Tapi ia juga menyatakan para pemainnya telah mencoba sebaik mungkin untuk mengimbangi raksasa basket dunia itu. “Kami bermain melawan tim yang hebat, pemain yang hebat, pelatih yang hebat, serta organisasi yang hebat. Ini sangat berat bagi kami. Kami seharusnya bisa tampil lebih baik tapi para pemainku telah mencoba yang terbaik,” katanya.

    Sementara pelatih Amerika, Mike Krzyzewski, mengungkapkan timnya tetap menghormati Angola dalam pertandingan ini. Namun pelatih yang juga menangani Duke Blue Devils di Liga Basket Universitas (NCAA) itu tidak memungkiri bahwa Amerika tampil lebih tajam dan agresif. “Kami punya rasa hormat yang besar kepada Angola. Aku sudah melatih saat Olimpiade 2008 dan saat itu mereka bermain bagus melawan kami. Kami sempat menunjukkan pertandingan itu kepada para pemain dan para pemain saya kemudian meresponnya. Kami tetap agresif di sepanjang pertandingan. Dan latihan selama dua hari ini sangat membantu kami,” katanya.

    Amerika akan menghadapi Rusia di babak perempat final. Tim Rusia memastikan tempat di babak perempat final setelah menundukkan Selandia baru 78-56.


    AP| FIBA| ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.