Selasa, 17 September 2019

Hadapi Diskualifikasi, Ini Curhat Greysia/Meiliana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Greysia Polii dan Meiliana Jauhari. REUTERS/Bazuki Muhammad

    Greysia Polii dan Meiliana Jauhari. REUTERS/Bazuki Muhammad

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari, mengaku kecewa dengan keputusan Badminton World Federation yang mendiskualifikasi mereka dari Olimpiade London 2012. Keduanya dianggap sengaja mengalah, saat laga terakhir babak penyisihan Grup C, untuk menghindari bertemu dengan pasangan Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang, di perempat final.

    "Kami dilatih oleh senior-senior yang mempunyai pengalaman mendunia, kami siap kalah. Namun, kami tidak siap untuk dituduh curang," kata Meiliana, seperti dikutip situs resmi PBSI, Kamis, 2 Agustus 2012.

    Perjalanan Greysia/Meiliana menuju Olimpiade London tidaklah mudah. Mereka harus melewati babak kualifikasi. Greysia sempat mengalami cedera bahu akibat terjatuh saat bertanding di Taipei Open Grand Prix Gold 2011. Sejak itu, penampilannya sempat menurun drastis, beberapa kali tersingkir di babak awal. Dalam kondisi itu, Greysia bangkit dan bisa mendapat tiket Olimpiade.

    Meski demikian, Greysia mencoba tabah menerima kenyataan ini. "Sebagai pemain, kejadian ini membuat kami terpukul, tapi setidaknya kami sudah berusaha dan menyelesaikan pertandingan," ujarnya. "Tapi, kami mengucap syukur pada Tuhan, buat keadaan ini lebih baik daripada sedih."

    Greysia/Meiliana mengaku sempat shock dan tak percaya dengan apa yang telah terjadi. Karena keputusan sudah dijatuhkan, mereka hanya bisa pasrah menerima. "Ya mau bagaimana lagi, mungkin Tuhan punya rencana lebih indah untuk kami. Kecewa itu pasti, namun kami akan fight back dengan prestasi," ujar Meiliana.

    Greysia menambahkan, "Saya merasa sedih sewaktu saya tidak bisa bermain bulu tangkis lagi. Saya pernah merasakan itu saat mengalami cedera bahu kanan kemarin. Jadi, sekarang tak ada alasan untuk saya bersedih dan menyerah, karena saya masih bisa bermain bulu tangkis dengan tangan normal."

    BWF mendiskualifikasi delapan atlet ganda putri dari Olimpiade London sebab mereka diduga melakukan manipulasi hasil pertandingan, agar mendapat undian yang menguntungkan pada babak sistem gugur.

    Peristiwa ini terjadi pada laga Grup C yang berlangsung di Wembley Arena, Selasa, 31 Juli 2012. Pasangan nomor satu dunia asal Cina, Wang Xiaoli/Yu Yang, berupaya untuk kalah saat melawan pasangan Korea Selatan, Jung Kyung-eun/Kim Ha-na, agar tidak menjadi juara grup karena tidak ingin bertemu pasangan asal Cina lainnya, Tian Qing/Zhao Yunlei, di semifinal.

    RINA WIDIASTUTI | PBSI

    Berita terkait:
    Tim Indonesia Terima Didiskualifikasi
    Tontowi/Liliyana Mohon Doa Rakyat Indonesia
    Didiskualifikasi, Atlet Bulu Tangkis Ini Pensiun
    BWF Diskualifikasi Delapan Atlet Badminton
    Eko Yuli dan Triyatno ''Angon'' Kambing Bareng
    Triyatno Sumbang Medali Perak Olimpiade
    Buat Apa Bonus yang Didapat Triyatno?
    Cucu Ratu Elizabeth Sumbang Medali Perak
    Atlet Panahan Indonesia Lolos ke Babak 16 Besar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.