Soal Tim Sembilan, Menpora Akan Jelaskan ke DPR

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melengkapi berkas Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Jakarta, Rabu 19 November 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk melengkapi berkas Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Jakarta, Rabu 19 November 2014. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akan menjelaskan mengenai Tim Sembilan kepada Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat pada saat Rapat Kerja, Selasa, 20 Januari 2015.

    "Kami menunggu Rapat Kerja, kami ingin menjelaskan kepada mereka tentang Tim Sembilan," kata kata Deputi V Kemenpora Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Gatot Dewa Broto, saat dihubungi, Jumat, 16 Januari 2015.

    Gatot menjelaskan rapat itu juga akan membahas mengenai persiapan Asian Games 2018, Program Kerja dan beberapa hal yang lain. "Jadi tidak hanya soal Tim Sembilan," ujar dia. (Baca:Tim Sembilan Sudah Hasilkan 4 Rekomendasi  )

    Sebelumnya, Kamis, 15 Januari 2015, Komisi itu lebih dulu telah menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia Djohar Arifin Husin bersama jajarannya. Pada pertemuan itu, Djohar menyinggung soal Tim Sembilan bentukan Menpora selain memaparkan tentang program PSSI tahun 2014 lalu dan tahun 2015 mendatang. (Baca: Pekan Depan, Tim Sembilan Fokus Persoalan PSSI)

    Ketua Komisi X DPR, Teuku Riefky Harsya mengatakan hasil pertemuan dengan PSSI termasuk tanggapan PSSI terhadap Tim Sembilan akan dibahas dengan Menpora pada saat Rapat Kerja. Ketika itu, Riefky berpesan permasalahan antara PSSI dan Kemenpora jangan semakin dibesar-besarkan. Menurut dia, apa yang terjadi antara kedua lembaga itu disebabkan akibat kurangnya komunikasi.(Baca: DPR Minta PSSI dan Menpora Jangan Perbesar Konflik )

    RINA WIDIASTUTI

    Berita lain:
    Nyalon Presiden FIFA, David Ginola Diejek Netizen
    Djokovic Dapat Undian Mudah di Australia Terbuka
    Real Madrid Tersingkir, Ancelotti: Ada Untungnya  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.