Gagal Maju ke Semifinal All England, Ini Komentar Greysia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nitya Krishinda Maheswari dan Greysia Polii. Badmintonindonesia.org/Nafielah Mahmudah

    Nitya Krishinda Maheswari dan Greysia Polii. Badmintonindonesia.org/Nafielah Mahmudah

    TEMPO.CO, Birmingham - Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari tersingkir di babak perempat final All England setelah takluk di tangan pasangan Tan Jinghua/Zhong Qianxin dari Cina setelah tarung ketat tiga game, 19-21, 21-13. 11-21, Jumat malam waktu setempat, 6 Maret 2015.

    Duel kedua pasangan itu dimulai pukul 19.00 waktu Birmingham. Sebanyak kurang lebih 9500 penonton memadati Barclaycard Arena menyaksikan pertarungan antara pasangan Indonesia unggulan ketujuh melawan ganda Cina non unggulan.

    Pertandingan berlangsung ketat di game pertama. Perolehan poin kedua pasangan itu saling mengejar. Sempat tertinggal 2-4 di awal, Greysia/Nitya mampu menyamakan kedudukan menjadi 6-6. Bahkan, mereka sempat unggul tipis 11-10 berkat permainan yang menggunakan kombinasi pukulan smash dan penempatan bola di sudut lapangan.

    Sayang, keunggulan itu tidak terjaga. Tan/Zhong membalikkan keadaan dan unggul 14-12 setelah Greysia/Nitya banyak membuat kesalahan sendiri dengan pengembalian bola yang melebar ke luar lapangan. Akan tetapi, mendekati angka kritis, pasangan Indonesia peringkat 8 dunia itu mampu menyamakan kedudukan 16-16. Lagi-lagi, mereka melakukan kesalahan sendiri sehingga membuat pasangan Cina itu unggul dan akhirnya menyudahi game pertama dengan 21-19.

    Di game kedua, Nitya/ Gresya meningkatkan tempo permainan dengan melancarkan pukulan-pukulan smash dengan agresif. Mereka juga jarang melakukan kesalahan sehingga perolehan poinnya pun melesat 6-1, lalu 10-2. Tertinggal jauh membuat Tan/Zhong sulit keluar dari tekanan. Kondisi ini membuat pasangan Indonesia semakin agresif. Walhasil, mereka menang di game kedua, 21-13.

    Permainan dengan tempo cepat yang dipergakan Greysia/Nitya ternyata tidak lagi dengan gampang diterapkan di game penentuan. Tan/Zhong ganti menekan dengan pukulan-pukulan tajam sehingga perolehan poinnya unggul 10-6 lalu 11-8. Mendekati angka kritis, pasangan Cina itu semakin memperkuat pertahanannya sehingga semakin menyulitkan Greysia/Nitya untuk mendapatkan poin. Setelah tertinggal jauh dari Cina, pasangan ganda putri terbaik Indonesia itu akhrinya menyerah saat kedudukan 21-11.

    Saat ditemui TEMPO usai pertandingan, Greysia mengungkapkan penyebab kekalahannya. Menurut dia, Tan/Zhong sangat lihai dalam mengubah taktik permainan. “Mereka beberapa kali membuat kami salah posisi. Begitu ada kesempatan langsung menyerang. Sayangnya saat itu kami tidak dapat mengantisipasinya," ujar dia.

    Setelah Greysia/Nitya tersingkir, Indonesia tidak lagi memiliki wakil di babak semi final All England. Dua pasangan ganda putri lain, Suci Rizky Andini/Maretha Dea Giovani dan Pia Zabadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta telah gugur lebih dulu di babak pertama.

    Vishnu Juwono (Birmingham) | RINA W


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.