Turnamen Tenis Wimbledon Dimulai, Hadiahnya Sungguh Wah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petenis putra asal Serbia, Novak Djokovic menunjukkan medali yang diraihnya usai menjadi juara tunggal putra dalam turnamen tenis Wimbledon 2014 di Royal Opera House di London, Inggris. (Photo by Thomas Lovelock - Pool/AELTC/Getty Images)

    Petenis putra asal Serbia, Novak Djokovic menunjukkan medali yang diraihnya usai menjadi juara tunggal putra dalam turnamen tenis Wimbledon 2014 di Royal Opera House di London, Inggris. (Photo by Thomas Lovelock - Pool/AELTC/Getty Images)

    TEMPO.CO, Jakarta - Turnamen tenis tertua di dunia, Wimbledon, akan berlangsung di London, Inggris, mulai hari ini hingga 12 Juli mendatang.

    Sebanyak 750 petenis akan bersaing menjadi yang terbaik di lapangan tanah rumput, termasuk juara bertahan di sektor tunggal putra, Novak Djokovic (Serbia), tunggal putri, Petra Kvitova (Republik Cek). Mereka juga akan berebut hadiah yang tak sedikit dalam turnamen grand slam ketiga tahun ini--dari total empat—dengan disaksikan 39 ribu penonton per harinya.

    Inilah sejumlah fakta tentang turnamen ini:

    Peraih Gelar juara Terbanyak (Open Era/sejak 1968)

    Tunggal Putra:
    tujuh gelar- Roger Federer (Swiss) dan Pete Sampras (Amerika Serikat)

    Ganda putra:
    sembilan gelar- Todd Woodbridge (Amerika Serikat)

    Tunggal Putri:
    sembilan gelar- Martina Navratilova (Amerika Serikat)

    Ganda putri:
    tujuh gelar- Martina Navratilova (Amerika Serikat)

    Ganda campuran:
    empat gelar- Martina Navratilova (Amerika Serikat)
    empat gelar - Owen Davidson (Australia)



    Peningkatan Besarnya Hadiah

    2010: 13,7 juta poundsterling (Rp 287,6 miliar)
    2011: 14,6 juta poundsterling (Rp 306,5 miliar)
    2012: 16 juta poundsterling (Rp 335,9 miliar)
    2013: 22,5 juta poundsterling (Rp 472,3 miliar)
    2014: 25 juta poundsterling (Rp 524,8 miliar)
    2015: 26,7 poundsterling (Rp 560,5 miliar)

    BBC | WIKIPEDIA | ANGGA SW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.