Asian Games, Indonesia Berharap Turut Serta Peran Swasta  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para penari tradisional Indonesia tampil dalam upacara penutupan Asian Games di Incheon, 4 Oktober 2014. (AP/Eugene Hoshiko)

    Para penari tradisional Indonesia tampil dalam upacara penutupan Asian Games di Incheon, 4 Oktober 2014. (AP/Eugene Hoshiko)

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyelenggaraan Asian Games 2018 yang akan diadakan di DKI Jakarta dan Sumatera Selatan diharapkan akan lebih banyak mendapat kontribusi dari pihak swasta atau sponsor.

    Hal tersebut diungkapkan oleh calon Ketua Panitia Asian Games 2018 Bayu Priawan Djokosoetono usai mengikuti rapat koordinasi dengan pihak Kemenpora, Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dan Pemprov DKI terkait perhelatan olahraga yang diprediksi akan menelan dana ratusan miliar rupiah tersebut.

    "Saya belum berkomunikasi langsung dengan Presiden. Tapi yang saya dengar dari Menpora Imam Nahrawi, ya harapannya Asian Games kali ini akan banyak kontribusi dari sponsorship, sehingga bisa jadi sarana peningkatan ekonomi dari seluruh unsur pengusaha yang terlibat di dalamnya," ujarnya di Jakarta, Senin.

    Bayu yang belum secara resmi dilantik menjadi ketua panitia itu menyatakan yakin bahwa dirinya mampu menggaet banyak sponsor untuk acara tersebut mengingat Asian Games merupakan sebuah acara prestisius yang mampu menghasilkan multiple effects di bidang ekonomi.

    "Kalau dari sisi sponsor kan tentu akan melihat apa yang kita dapat dari acara itu. Asian Games kan suatu acara yang sangat prestisius, sangat besar, sangat bisa menghadirkan market captive tersendiri bagi perusahaan-perusahaan yang kemungkinan bisa kita libatkan dalam hal sponsorship, misalnya produk olahraga, minuman berenergi, dan makanan," tuturnya.

    Selain itu, katanya, penyelenggaraan Asian Games juga akan meningkatkan ekonomi Indonesia, khususnya di dua provinsi yang didapuk sebagai tempat pelaksanaan berbagai pertandingan berstandar internasional itu.

    "Minimal pariwisata pasti meningkat. Otomatis akan mendorong pertumbuhan ekonomi," tutur Bayu.

    Pria yang juga menjabat sebagai Bendahara Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) itu juga telah menyiapkan langkah-langkah awal, khususnya terkait dengan koordinasi intensif dengan semua pihak yang terlibat, terutama dengan pihak Dewan Olimpiade Asia (OCA) untuk bisa menjalankan Asian Games 2018 sesuai dengan standar dan ekspektasi mereka.

    "Kita akan buat task list (daftar tugas) supaya terukur semuanya, tepat waktu, sesuai jadwal, dan yang paling penting jangan sampai ada salah prosedur. Maka kita juga akan koordinasi dengan pihak-pihak yuridis supaya ada pendampingan hukum," ujarnya.

    Seperti diketahui, Asian Games 2015 di Jakarta dan Palembang akan mempertandingkan 37 cabang olahraga yang 28 di antaranya merupakan cabang olimpiade. 

    Untuk cabang lainnya merupakan usulan dari tuan rumah, di antaranya pencak silat.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.