Final Kejuaraan Dunia Badminton, Tiket Kelas 1 Ludes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan saat bertanding melawan pebulutangkis ganda putra Perancis, Baptiste Careme dan Ronan Labar pada Kejuaraan Dunia Total BWF World Championship 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 12 Agustus 2015. Pasangan Hendra-Ahsan menang dengan skor 19-21, 21-17 dan 21-18. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Pebulutangkis ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan dan Hendra Setiawan saat bertanding melawan pebulutangkis ganda putra Perancis, Baptiste Careme dan Ronan Labar pada Kejuaraan Dunia Total BWF World Championship 2015 di Istora Senayan, Jakarta, 12 Agustus 2015. Pasangan Hendra-Ahsan menang dengan skor 19-21, 21-17 dan 21-18. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Final BWF Championship Kejuaraan Dunia Badminton 2015 dimulai pukul 13.00 WIB, Minggu, 16 Agustus 2015 di Istora Senayan Jakarta. Penjualan tiket kelas 1 secara langsung ludes pada pukul 10.40 WIB.

    Sejumlah calon pembeli tampak kecewa dan beralih ke pembelian tiket kelas 2 seharga Rp 100.000. Adapun tiket kelas 1 resmi dijual seharga Rp 250.000.

    Namun pengamatan Tempo, sejumlah calo menjual tiket kelas 1. Ada yg menjual seharga Rp 300 ribu per tiket. Di dekat pintu utama, calo menjual lebih mahal, yakni Rp 450.000 per tiket.

    Suasana menjelang pertandingan mulai ramai. Pengunjung sudah menunggu di dekat pintu masuk. Mereka menunggu sambil menyantap makanan yang dibawa sendiri atau membeli di sejumlah gerai.

    Pengunjung lainnya menabuhkan balon-balon untuk memeriahkan acara yang digelar di Tanah Air kali ini.

    Indonesia mengirimkan satu wakil final di kejuaraan bergengsi ini, yakni ganda putra Muhamad Ahsan dan Hendra. Mereka lolos setelah mengalahkan unggulan pertama dari Korea Selatan.

    Di semifinal, Sabtu, 15 Agustus 2015, tiga wakil Indonesia tersingkir. Mereka adalah ganda campuran Liliyana Natsir/Tontowi Ahmad, tunggal putri Lindaweni, dan ganda putri Nitya/Greysia Polii.

    Rencananya pasangan Hendra/Ahsan bertanding di sesi terakhir sekitar pukul 07.00 malam. "Saya berharap Hendra/Ahsan menang. Karena mereka satu-satunya wakil Indonesia," ujar Endang Permatasari, 20 tahun.

    Martha Warta Silaban


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.