Kejuaraan FIBA Asia, Indonesia U16 Bakal Hadapi Lebanon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pebasket  perempuan bertanding dalam kejuaraan FIBA 3x3 U-18 World Championship di Jakarta, (27/9). Kejuaraan basket Internasional 3x3 u-18 ini diikuti oleh 32 tim putra dan 24 tim putri dari berbagai negara. TEMPO/Seto Wardhana

    Sejumlah pebasket perempuan bertanding dalam kejuaraan FIBA 3x3 U-18 World Championship di Jakarta, (27/9). Kejuaraan basket Internasional 3x3 u-18 ini diikuti oleh 32 tim putra dan 24 tim putri dari berbagai negara. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Nasional U-16 Basket Putra Indonesia akan bertanding melawan Lebanon di Britama Arena, Jakarta, Kamis, mengawali gelaran Kejuaraaan FIBA Asia U-16 2015.

    Menurut situs resmi Federasi Basket Internasional (FIBA), Kamis, tim basket Lebanon memiliki peringkat dunia FIBA yang lebih tinggi dari Indonesia.

    Tim basket Lebanon berada di peringkat 49 dunia, sedangkan Indonesia berada di peringkat 77.

    Tim Nasional U-16 Basket Putra Indonesia diperkuat oleh 12 pemain-pemain muda beserta Eddy Santoso sebagai pelatih dan Bambang Asdianto Pribadi sebagai asisten pelatih.

    Di babak penyisihan grup kejuaraan yang berlangsung 29 Oktober-7 November 2105 tersebut, Indonesia berada di Grup B bersama dengan Taiwan, Bangladesh, dan Lebanon.

    Tim basket yang berada di Grup A adalah Jepang, Kuwait, Hong Kong, dan Malaysia. Kemudian di Grup C diisi oleh Filipina, Bahrain, dan Thailand.

    Sedangkan Grup D diramaikan oleh Tiongkok, India, Korea, dan Irak.

    Tahap pertama dan kedua babak penyisihan grup berlangsung Kamis (29/10) hingga Selasa (3/11). Kemudian, tahapan akhir kejuaraan akan berlangsung Kamis (5/11) hingga Sabtu (7/11).

    Sebelumnya, Tim Nasional U-16 Basket Putra telah melakukan pertandingan uji coba melawan dengan beberapa tim, seperti Muba Hangtuah, Taman Harapan Indah, Esa Unggul, Perbanas, dan Indonesia Muda U-18.

    Pelatih Timnas U16 Eddy Santoso mengatakan tujuan uji coba tersebut adalah untuk melatih mental para pemain.

    "Yang utama adalah melatih mental adik-adik ini untuk tidak gentar melawan tim-tim besar," kata Eddy.

    ANTARA

     

     



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.