Yoshitaka Kato Pelajari Gaya Tinju Daud Yordan Lewat Video

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petinju Indonesia Daud Yordan (kiri) dan Petinju Jepang Yoshitaka Kato (kanan) berpose dalam konferensi pers di Jakarta, 1 Februari 2016. Dua petinju tersebut akan bertanding dalam Road to the World Champions. ANTARA FOTO

    Petinju Indonesia Daud Yordan (kiri) dan Petinju Jepang Yoshitaka Kato (kanan) berpose dalam konferensi pers di Jakarta, 1 Februari 2016. Dua petinju tersebut akan bertanding dalam Road to the World Champions. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Petinju asal Jepang, Yoshitaka Kato, mengatakan telah mempersiapkan diri menghadapi petinju Indonesia Daud 'Cino' Yordan pada pertarungan memperebutkan gelar juara tinju kelas ringan (61,2 kilogram) World Boxing Organization (WBO) Asia-Pasifik dan Afrika di Balai Sarbini, Jakarta, 5 Februari 2016.

    "Saya sudah mempelajari gaya bertinju Daud dari video. Daud petinju yang fight, tangguh, dan keras," ujar Kato, dalam jumpa wartawan di kawasan Senayan, Jakarta, Senin, 1 Februari 2016.

    Petinju asal Tokyo, 31 tahun, itu mengaku telah berlatih mempersiapkan diri selama tiga bulan di negara asalnya sebelum terbang ke Jakarta. Ia bahkan menggelar uji tanding melawan tiga petinju di negaranya yang memiliki karakter bermain seperti Daud untuk mematangkan persiapannya.

    Ia berlatih keras sebelum menghadapi Daud karena tidak ingin menelan kekalahan seperti saat menghadapi petinju Filipina, Ricky Sismundo, Oktober 2015. "Kali ini saya sudah melakukan latihan lebih bagus," ujarnya.

    Menurut dia, pertrarungannya dengan Daud menjadi sangat penting. Sebab, kata dia, apabila bisa mengalahkan Daud, kesempatan untuk bisa menantang juara WBO akan semakin terbuka. "Jadi saya tidak mau melepaskan kesempatan itu," kata dia. "Saya datang ke sini untuk memenangkan pertandingan."

    Kato menyadari Daud mempunyai dukungan lebih besar darinya. Apalagi, pertarungan berlangsung di Indonesia. Akan tetapi, ia tetap akan bersemangat saat bertarung. Sebab, istri dan anak perempuannya yang masih berusia 2 tahun akan menyaksikan langsung pertandingan nanti. "Mereka akan menjadi semangat saya bertanding," ujarnya.

    "Saya ingin bisa mengalahkan Daud dengan menang KO di atas ronde kedelapan," ujar petinju yang memiliki rekor 29 kemenangan (9 KO), 6 kalah (1 KO), dan 1 imbang.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.