IBL, Tim Aspac Menang Besar 90-49 Atas Bimasakti Malang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Christian Sitepu (kiri) berusaha memasukkan bola ke ring yang dijaga pemain Pelita Jaya pada laga babak Grand Final Liga Bola Basket Nasional Indonesia di Jakarta, 10 Mei 2015. Tim besutan Cokorda Raka Satrya itu berhasil mengakhiri dominasi Aspac Jakarta yang menjadi juara dalam dua musim terakhir. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Christian Sitepu (kiri) berusaha memasukkan bola ke ring yang dijaga pemain Pelita Jaya pada laga babak Grand Final Liga Bola Basket Nasional Indonesia di Jakarta, 10 Mei 2015. Tim besutan Cokorda Raka Satrya itu berhasil mengakhiri dominasi Aspac Jakarta yang menjadi juara dalam dua musim terakhir. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim M88 Aspac Jakarta berhasil meraih kemenangan atas Bimasakti Nikko Steel Malang dalam pertandingan Seri III Indonesian Basketball League di Yogyakarta dengan perolehan skor yang terpaut lebar 90-49.

    "Saya puas karena anak-anak bisa menampilkan permainan yang cepat, meski di kuarter pertama mereka sempat tegang," ujar pelatih Aspac Jugianto Kuntardjo dalam keterangannya, Senin.

    Dalam pertandingan tersebut, meski Bimasakti tidak diperkuat kapten tim Yanuar Dwi Priasmoro namun tetap mampu menampilkan permainan atraktif di kuarter pertama.

    Distribusi bola dari para pemain Bimasakti berjalan dengan lancar di kuarter pembuka ini. Akurasi tembakan tiga angka dari Barra Sugianto juga mendongkrak perolehan angka Bimasakti. Di kuarter pertama, Barra sukses melesakkan empat tembakan tiga angka akurat.

    Selain itu, Bimasakti juga berhasil menjaga para shooter Aspac yang memiliki kemampuan tembakan tiga angka yang sangat baik.

    Para pemain Aspac hanya mendapat dua kali kesempatan melakukan tembakan tiga angka, dan tidak ada yang berhasil menemui sasaran. Bimasakti menutup kuarter pertama dengan keunggulan 21-18.

    Berlanjut pada kuarter kedua, Aspac tampil lebih menggebrak sehingga berhasil membalikkan keadaan. Melalui serangan balik cepat, Aspac kerap mendulang poin.

    Selain itu, akurasi tembakan para pemain Aspac semakin meningkat. Pertahanan ketat dari para pemain Aspac juga membuat Bimasakti kesulitan dan hanya mampu mencetak empat poin sepanjang kuarter kedua.

    Total 25 poin yang dibukukan pada kuarter ini membawa Aspac unggul 43-25 sebelum half time.

    Serangan dari tim Aspac tak mengendur setelah half time. Tak hanya pemain inti, para pemain bench pun silih berganti mencetak poin dan mengakhiri kuarter ketiga dengan keunggulan 63-35.

    Aspac menurunkan Rizky Liyandra pada kuarter keempat dan langsung melesakkan dua tembakan tiga akurat angka untuk menambah keunggulan Aspac.

    Sementara itu Rookie Aspac Widyantaputra Teja turut unjuk gigi di kuarter terakhir ini dengan raihan enam poin. Aspac pun menutup pertandingan dengan kemenangan besar 90-49.

    Kemenangan Aspac atas Bimasakti ini menjadi yang kedua di IBL 2016 setelah sebelumnya pada pertemuan pertama di seri I Aspac menang dengan skor 65-41.

    Kemenangan ini membuat Aspac naik ke peringkat dua klasemen sementara IBL dengan raihan 23 poin. Aspac unggul "head-to-head" dari Garuda Bandung yang memiliki poin sama.

    Selanjutnya, Aspac akan bertemu Satya Wacana Salatiga pada hari Selasa (23/02). Sedangkan Bimasakti akan bertemu Satria Muda Pertamina Jakarta pada Rabu (24/02).

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menghilangkan Bau Amis Ikan, Simak Beberapa Tipsnya

    Ikan adalah salah satu bahan makanan yang sangat kaya manfaat. Namun terkadang orang malas mengkonsumsinya karena adanya bau amis ikan yang menyengat.