Tim Badminton Jateng Tempat Diri Sebagai Tim Underdog

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AP/Tom Hevezi

    AP/Tom Hevezi

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih bulu tangkis Jawa Tengah Fung Permadi mengatakan tim yang dipimpinnya saat ini menempati posisi "underdog" saat tampil pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat, September 2016.

    "Sekarang ini situasinya berbeda dengan saat tampil pada PON XVIII/2012 Riau," kata mantan pebulu tangkis tunggal putra nasional ketika dihubungi dari Semarang, Jumat.

    Menurut dia, kalau melihat kekuatan yang ada sekarang ini, Jawa Timur merupakan tim yang kuat karena di sana juga bercokol pebulu tangkis Djarum Kudus seperti Kevin Sanjaya Sukamuljo, Thomi Azizan Mahbub, Wisnu Yuli. "Kalau sekarang ini saya melihat posisi kita (Jateng) adalah underdog," ucapnya.

    Ia menambahkan, Jateng memang berusaha untuk mempertahankan tradisi medali emas di PON Jabar mendatang. "Tetapi kondisi sekarang berbeda dengan dulu (PON 2012)," katanya, menegaskan.

    Tim bulu tangkis Jawa Tengah bersama dengan Jawa Timur, DKI Jakarta, dan tuan rumah Jawa Barat lolos ke pesta olahraga multieven empat tahunan di Jabar mendatang. Keempat provinsi tersebut langsung bertanding di PON tanpa harus melalui babak kualifikasi.

    Pada PON XVIII/2012 Riau, tim bulu tangkis Jawa Tengah keluar sebagai juara umum dengan meraih tiga medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu kemudian disusul Jawa Barat dengan dua medali emas, dua perak, dan tiga perunggu, sedangkan posisi ketiga ditempati DKI Jakarta dengan raihan dua medali emas, satu perak, dan empat perunggu.

    Tiga medali emas bagi Jateng disumbangkan dari nomor tunggal putra atas nama Shesar Hiren Rustavito yang mengalahkan rekannya Dionysius Hayom Rumbaka dengan rubber game 21-14,18-21,21-18, kemudian dari nomor ganda putra atas paangan Tontowi Ahmad/Mohammad Ahsan yang mengalahkan pasangan Agripina P/Marcus F Gedeon 17-21,21-18,21-9, sedangakn satu lagi dari nomor beregu putra.

    Yang jelas Dionysius Hayom Rumbaka, Maria Febe Kusumastuti, Tontowi Yahya, Greysia Polii, dan lain sebagainya tidak bisa tampil pada PON di Jabar karena ada pembatasan usia pemain yaitu maksimal 24 tahun.

    Pelatda PON cabang olahraga bulu tangkis Jawa Tengah sekarang ini dihuni 16 pemain yang terdiri dari delapan pemain putra dan delapan pemain putri. Mereka di antaranya adalah Ihsan Maulana Mustova, Shesar Hiren Rustavito, Riyanto Subagja, Praveen Jordan, Melati Daeva Oktavianti, Annisa Saufika, Dinar Dyah Ayustine, Reksy Aureza Megananda, Gloria Emmanuelle Widjaja.

    "Semua pemain Jateng yang diturunkan pada PON mendatang berpeluang untuk meraih medali emas," ujarnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.