Aher: Dana PON Jawa Barat Rp 2,8 Triliun Belum Cair Juga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (dari kanan) Wagub Jabar Deddy Mizwar, Gubernur Jabar Aher dan Walikota Bandung Ridwan Kamil mendukung Persib Bandung. (republika.co.id)

    (dari kanan) Wagub Jabar Deddy Mizwar, Gubernur Jabar Aher dan Walikota Bandung Ridwan Kamil mendukung Persib Bandung. (republika.co.id)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum PB PON XIX/2016 Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) berjanji semua lokasi pertandingan (venue) selesai pada akhir Juni 2016. "Panitia Besar PON bisa melihat langsung ke lapangan nanti Juni selesai, sekarang 80 persen sudah selesai, 18 persen percepatan dan sisanya perpindahan," ujarnya di Gedung Sate, Bandung, Rabu 18 Mei 2016.

    Aher mengakui masih ada masalah di lokasi yang rencananya akan digunakan untuk pembukaan dan penutupan, yakni pada bangunan non-inti Stadion Bandung Lautan Api. "Ada temuan di lapangan soal teknis, ada amblasan kawasan non-inti," tuturnya.

    Aher menjelaskan, tak ada problem dari lingkar dan struktur utama gedung, hanya pada struktur pendukung dan taman yang bermasalah dengan adanya penurunan tanah itu. Bangunan itu sedang diperbaiki lagi setelah mendapat izin dari Bareskrim Polri dan diharapkan dapat tetap digunakan untuk pembukaan dan penutupan, jelasnya.

    Sementara itu, untuk akses menuju venue, Aher menjanjikan akan selesai pada Agustus 2016. "Jadi Juni ke sana tidak ada masalah venue, lalu awal Agustus tol sudah selesai. Kami terus memantau letak persoalan," ujar dia. Aher memastikan pemda Jabar berkomitmen dalam melaksanakan PON dan terus berkoordinasi.

    Semua persiapan dan pembangunan venue untuk PON, ujar Aher, memerlukan anggaran sebesar Rp2,8 triliun dari APBD dan Rp135 miliar dari APBN, tetapi belum cair.

    "Saya tekankan biaya besar bukan penghamburan, misalnya Rp 800 miliar untuk penyelenggaraan. Infrastruktur venue ini memang jalan penunjang venue. Venue juga pasti digunakan," kata Aher.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.